Sebanyak 2.442 praktikan PPL Kependidikan Diterjunkan Ke Sekolah MitraSebanyak 2.442 praktikan PPL Kependidikan dilepas oleh Rektor UPI, Prof. Sunaryo Kartadinata untuk mengikuti Progran Pengalaman Lapangan di berbagai sekolah mitra, Kamis, 22 Januari 2014 di Halaman Gedung Gymnasium Kampus UPI Jln. Dr. Setiabudhi No. 229 Bandung.

Dari jumlah praktikan tersebut, sebanyak enam mahasiswa akan mengikuti program praktik lapangan di sekolah yang berada di Singapura seperti sekolah yang berlokasi di Kualalumpur serta sejumlah praktikan akan mengikuti PPL di luar wilayah Jawa Barat seperti di kota Yogyakarta, Solo, Surakarta, dan Wonosobo.

Sementara itu Rektor UPI menyampaikan mengapresiasi dan bangga melihat kesiapan para mahasiswa yang siap terjun mencari pengalaman secara kontektual, otentik di dalam lingkungan yang riil yang nantinya menjadi habitat aslinya sebagai guru profesional.

PPL merupakan program yang akan membangun atau memberi kesempatan bagi mahasiswa untuk mewujudkan diri secara benar dalam konteks yang nyata dalam menghadapi peserta didik untuk membangun kiat-kiat pembelajaran di sekolah. Maksud universitas dari program ini tentunya untuk menghantarkan mahasiwa yang bertekad untuk menjadi pendidik profesional.

Menurut Prof. Sunaryo, dalam prakteknya dilapangan tentuk akan mengalami gejala-gelaja yang tidak selalu sinkron dengan apa yang diperoleh selama diperkuliahan. Tetapi itu semua merupakan hakikat dari praktek profesi yang akan dihadapkan pada setting otentik sehingga ini akan menjadi ciri bagi mahasiswa untuk melakukan upaya improvisasi yang secara kreatif harus dibangun dan dilakukan oleh mahasiswa.

Dalam kesempatan tersebut ia menghibau kepada mahasiswa bahwa yang akan dihadapi oleh mahasiswa adalah masyarakat nyata dengan segala kompleksitasnya yang berbeda dengan suasana kehidupan yang ada di kampus.

Ia menegaskan agar para mahasiswa untuk bisa memahami peserta didik secara mendalam, karena peserta didik adalah organisme yang unik dan sedang berkembang serta perlu difasilitasi sehingga potensi mereka berkembang secara optimun.

“Itulah tugas guru profesional di dalam memperfasilitasi perkembangan peserta didik”, ujar Rektor.

Lebih jauh Rektor UPI mengatakan bahwa PPL merupakan proses alih suatu kondisi dimana para mahasiswa akan dihadapkan kepada proses dinamika masyarakat yang masih memerlukan proses pendewasaan, maka tampillah anda sebagai sosok yang lebih dewasa dari siswa di sekolah maupun dari orang-orang yang berada di lingkungan anda secara kolaborasi dalam rangka untuk mendewasakan diri.

“Saya amat bangga jika anda tampil dimasyarakat sebagai manusia dewasa dan karena kita memang ingin melahirkan manusia dewasa sehingga kampus ini menjadi kampus yang dewasa, kampus yang sehat, kampus yang mampu berfikir rasional, kampus yang mengedepankan kedamaian dan kolaborasi demi kepentingan bangsa dan negara”, ujarnya.

Saat ini UPI sedang merintis program pengalaman lapangan tidak hanya di negeri sendiri tetapi di negara lain. Sekitar lima tahun yang lalu UPI merintis belum dalam program pengalaman langan mahasiswa tetapi UPI telah mengirim sejumlah alumni untuk menjadi guru bantu di Australia.

Keseriusan UPI dalam program ini dalam waktu dekat akan melaksanakan kerjasama antara UPI dan KBRI Jepang akan segera ditandatangani. Dengan demikian mahasiswa yang siap mengikuti praktik mengajar di Jepang bisa dimulai. Hal itu dilakukan untuk merintis kepercayaan dunia internasional bagi lulusan UPI agar siap bekerja tidak hanya bekerja di dalam negeri tetapi di negeri lain. Itulah upaya internasionalisasi pendidikan guru di tanah air.

Rektor UPI berharap apa yang akan anda alami saat ini merupakan bahagian awal dari masuknya anda kedalam dunia profesi yang sesungguhnya sebagai guru profesional. Karena dalam prakteknya, menyiapkan guru profesional tidak bisa dilakukan secara instan tetapi harus dipersiapkan sejak awal. Oleh karena itu, UPI berkomitmen tinggi dalam menyiapkan guru yang profesional.

Translate »