Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) mengikuti kegiatan Memperkasa Pantun Nusantara ke-3 yang diselenggarakan oleh Dewan Bahasa dan Pustaka Kementerian Kebudayaan, Belia dan Sukan bagi projek Mastera Brunei Darussalam pada tanggal 28 Februari sampai 03 Maret 2018 dengan tema “Melestarikan Budaya Pantun”. Seorang dosen dan empat mahasiswa Departemen Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FPBS, UPI menjadi delegasi pada acara tersebut. Dr. Yulianeta, M.Pd sebagai pemakalah dan pembimbing mahasiswa, sementara empat orang mahasiswa yakni Agi Gumelar Lugina, Septian Mahathir, Rahma Nur Fadlilah dan Tria Hayati Lidinillah sebagai peserta.

Rangkaian kegiatan pada kegiatan Memperkasa Pantun Nusantara ke-3 ini adalah Seminar Pantun Mastera, Bengkel Pantun Melayu, dan Festival Pantun Melayu. Kegiatan pertama, Seminar Pantun Melayu dilaksanakan pada hari Rabu, 28 Februari 2018 di Balai Sarmayuda, Dewan Bahasa dan Pustaka, Berakas. Pelaksanaan seminar dibuka secara resmi oleh Dr. Hajar Norlila binti Dato Paduka Haji Abdul Jalil, setiausaha Tetap Kementerian Kebudayaan, Belia dan Sukan. Pemakalah yang tampil menyampaikan gagasannya berasal dari wakil negara Mastera, yakni Dr, Haji Hashim bin Haji Abdul Hamid ( Brunei Darussalam), Encik Adam Fadilla (Singapura), Dr. Azman bin Rahmat (Malasyia), Prof. Madya Ampunan Dr Haji Brahim bin Ampuan Haji Tengah (Brunei Darussalam), Dr. Yulianeta, M.Pd (UPI, Indonesia), dan Drs. Albertus Prasojo, M.Sn. (UNS, Indonesia). Dr. Yulianeta, M.Pd. sebagai perwakilan pemakalah dari delegasi Indonesia mengusung judul “Selayang Pandang Sisindiran sebagai Sastra Lisan Masyarakat Sunda” sekaligus juga menyampaikan perkembangan budaya pantun di Indonesia.

Kegiatan kedua adalah Bengkel Pantun Melayu yang diselenggarakan selama tiga hari diikuti oleh pembimbing dan peserta dari negara Mastera yaitu Brunei Darussalam, Indonesia, Malaysia dan Singapura. Kegiatan terakhir, yaitu Festival Pantun Melayu yang dilaksanakan pada hari Sabtu, 3 Maret 2018 di Balai Sarmayuda. Pada acara puncak ini, seluruh peserta mengikuti lomba Bermukun (berpantun) dan Indonesia meraih kemenangan pada posisi terbaik I. Ini menjadi sebuah penghargaan yang sangat luar biasa untuk delegasi Indonesia khususnya untuk FPBS, Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Bandung.

Keikutsertaaan delegasi UPI dalam kegiatan Memperkasa Pantun Nusantara ke-3 di Brunei Darussalam menjadi pengalaman yang berharga karena bisa menjadi bagian dari kegiatan pelestarian kebudayaan di wilayah negara serumpun, khususnya kegiatan yang diselenggaran Mastera. Suatu kebanggaan tersendiri ketika begitu banyak ilmu yang diperoleh di saku untuk diamalkan di kemudian hari di negara masing-masing. Semoga tali silaturahmi antarnegara Mastera terus berjalan dengan baik hingga tahun-tahun berikutnya. Merangkai kenangan dan pengalaman untuk masa depan yang cemerlang. Semoga. (Yulianeta)

Translate »