Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia bekerja sama dengan FPBS UPI menyelenggarakan Kuliah Kesusastraan Bandingan XX Majelis Sastra Asia Tenggaran (Mastera) bertempat di Hotel Travello, Jalan Dr. Setiabudhi Bandung (6/11/2017). Hadir sebagai pembicara kunci Prof. Dr. H. Dadang Sunendar, M.Hum. (Kepala Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa) didampingi oleh Drs. Maman S. Mahayana, M.Hum. (pembicara utama), dan Dr. Yulianeta, M.Pd. (pembicara pendamping)

Kegiatan ini merupakan bagian dari kegiatan Majelis Sastra Asia Tenggara (Mastera) yang  beranggotakan Brunei Darussalam, Malaysia, Indonesia, Singapura, dan Thailand.  Kuliah diselenggarakan secara berseri di negara anggota seperti Brunei Darussalam, Singapura, Indonesia, dan Malaysia. Tujuan dari pelaksanaan Kuliah Kesusastraan Bandingan ini yaitu untuk memahami pemikiran yang mendasari kegiatan sastra dan juga kritik sastra.

Tahun 2017 kuliah dilaksanakan di Bandung, Indonesia dengan mengangkat tema“Problem Konseptual Sastra Bandingan”. Sebanyak 170 peserta yang terdiri atas mahasiswa, dosen, guru, sastrawan, dan peminat sastra, dan perwakilan dari Mastera-Malaysia turut berpartisipasi. (Liris)

Translate »