Oktober 2016, seorang mahasiswa Universitas Pendidikan Indonesia mendapat kesempatan untuk menjadi salah satu delegasi Indonesia di Frankfurter Buchmesse bersama kelompok Cakravala Mandala Dvipantara yang diselenggarakan di Frankfurt, Jerman, pada 19 s/d 23 Oktober 2016.

Saya perkenalkan, Muhammad Rifky Adam Rahman dari Fakultas Pendidikan Bahasa dan Sastra program studi pendidikan bahasa Inggris angkatan 2016. Ia mendapat kesempatan untuk melantunkan komposisi-komposisi tradisional Indonesia mulai dari silat betawi, kendang pencak, keroncong, lalu ada komposisi kontemporer yang memadukan antara musik asli Indonesia dan musik tradisional India, tak ketinggalan, turut dilantunkan pula lagu-lagu dari salah satu legenda musik Indonesia, Benyamin Sueb dengan aransemen spesial dari Cakravala Mandala Dvipantara dan Alunan SiLiBet yang super istimewa. Pertunjukan Cakravala Mandala Dvipantara digelar 3 kali dalam sehari selama Frankfurter Buchmesse diselenggarakan. Dalam 15 kali pertunjukan tersebut, beberapa diantaranya berkolaborasi dengan sanggar Alunan SiLiBet dibawah naungan Bang Ramdani (Dani) SiLiBet. Pada hari terakhir penyelenggaraan Frankfurter Buchmesse, kami (Cakravala Mandala Dvipantara) dan delegasi Indonesia lainnya diundang untuk makan malam dirumah Konsulat Jendral Indonesia yang ada di Frankfurt. Setelah Farnkfurter Buchmesse, kami (Cakravala Mandala Dvipantara) mendapat undangan ke Berlin dari Duta Besar Indonesia, Bapak Fauzi Bowo untuk dijamu dan menampilkan beberapa lagu di Wisma Nusantara bersama dengan pelajar-pelajar Indonesia yang ada di Berlin. Pada awalnya, rencana kami hanya 3 hari di Berlin, namun dikarenakan acara di Bonn dan Hamburg batal karena masalah perizinan, akhirnya kami memutuskan untuk tinggal di Berlin selama 4 hari terakhir sebelum akhirnya kembali ke Frankfurt untuk mengejar pesawat pulang ke tanah air.

Translate »