Rektor UPScreen Shot 2016-07-15 at 9.14.59 PMI, Prof. Furqon, Ph.D melepas delapam mahasiswa UPI untuk mengikuti program SEA-Teacher Project, Jumat 15 Juli 2016 di Ruang teleconference gedung University Centre Kampus UPI jln. Dr. Setiabudhi No. 229 Bandung.

Mereka adalah Pratiwi (Pendidikan Kimia); Hani Maruta Saarah (Pendidikan Bahasa Inggris); Mentari Putri (Pendidikan Bahasa Inggris); Elma Selviani (Pendidikan Matematika); Ulfa Maulani (Pendidikan Bahasa inggris); Balgis Az-Zahra (IPSE); Lies Noorlita Elvandari (Pendidikan Bahasa Inggris); dan Rahmi Qurota Aini (Biology Education).IMG-20160715-WA0008

Kedelapan peserta SEA-Teacher Project tersebut akan ditempatkan di sekolah jenjang  Sekolah Dasar (SD) hingga jenjang Sekolah Menengah Atas (SMA) di negara Philipina dan Thailand. Mereka akan melaksanakan praktek mengajar dalam rentang waktu 17 Juli hingga 15 Agustus 2016.

Begitu pun UPI akan menerima mahasiswa dari program tersebut diantaranya Arielle Tracy M.Manuel (Philippine Normal University, PNU); Myrrh Micah R. Matilla (Philippine Normal University, PNU); Klarence Anne Louise G. Gatchalian (Philippine Normal University, PNU); Theepop Chaichana (Chiangrai Rajabhat University, CRU); Rusfee Awae (Surathani Rajabhat University, SRU); Boonyaporn Phanphotong (Thepsatri Rajabhat University, TRU); Nattahon Yamthab (Thepsatri Rajabhat University, TRU); dan Punyawut Srisom (Valaya Alongkorn Rajabhat University, VRU).

Dalam agenda pelepasan tersebut Rektor UPI didampingi Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan UPI, Prof. Dr. Asep Kadarohman, M.Si; Wakil Dekan Bidang Keuangan dan Sumber Daya FPBS, Dr. Andoyo Sastromiharjo, M.Pd; Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan FPMIPA, Dr. phil. Ari Widodo, M.Ed.

Program SEA-Teacher Project ini diinisiasi oleh SEAMEO ( Southeast Asian Ministers of Education Organization). Sebuah organisasi yang didirikan pada tahun 1965 yang melibatkan negara di Asia Tenggara untuk mempromosikan kerjasama di bidang pendidikan, ilmu pengetahuan dan kebudayaan di negara-negara anggota.

Dalam bidang pendidikan khususnya, SEAMEO menggiatkan bidang pendidikan dalam rangka meningkatkan kualitas pendidikan di Asia Tenggara, khususnya kualitas guru yang merupakan kunci sukses dalam pendidikan.  Oleh karena itu SEAMEO telah memulai Proyek SEA-Teacher yang salahsatunya dimuali dengan pertukaran guru di antara universitas di Asia Tenggara untuk praktikum (mengajar pengalaman). Melalui pertukaran proses, calon guru akan memahami praktik pengajaran di wilayah Asia Tenggara, kurikulum yang relevan dengan mata pelajaran mereka, serta  mendapatkan wawasan yang lebih luas khususnya wawasan pendidikan dan budaya di Asia Tenggara. (Deny)

Translate »