16 MAHASISWA PENERIMA BEASISWA AKAN BERTOLAK KE JEPANG

16 MAHASISWA PENERIMA BEASISWA AKAN BERTOLAK KE JEPANG

Pimpinan dan sivitas akademika Fakultas Pendidikan Bahasa dan Sastra (FPBS) Universitas Pendidikan Indonesia turut bangga dan mengucapkan selamat kepada 16 (enam belas) mahasiswa Departemen Pendidikan Bahasa Jepang FPBS UPI yang akan melaksanakan studi di Jepang selama 1 (satu) tahun dengan beasiswa Monbukagakusho dan beasiswa dari beberapa universitas di Jepang.

  1. Gunma University: Ihsan Kamil, Mestika, Sabrina, dan Ulfa Kania
  2. Shizuoka University: Yuninda, Hamzah, dan M.Faris
  3. Hiroshima Prefectur University: Ahmad Rasis, Putera, Afiana, Adhisty, dan Ami Fedila
  4. Ibaraki University: Nintyas dan Dendi
  5. Monbukagakusho: Aditya Adzhar untuk jenjang magister (S2) di Hiroshima Prefectur University

Prestasi ini tentu saja tidak diraih dengan mudah, tetapi sebagai buah dari kerja keras, kesungguhan, dan juga bimbingan serta dukungan dari berbagai pihak, khususnya pimpinan dan para dosen Departemen Pendidikan Bahasa Jepang. Selamat belajar, semoga sukses, dan membawa harum nama FPBS Universitas di lingkungan akademik di Jepang. (Liris)

KEPALA BADAN BAHASA BERIKAN KULIAH UMUM

KEPALA BADAN BAHASA BERIKAN KULIAH UMUM

Fakultas Pendidikan Bahasa dan Sastra (FPBS) Universitas Pendidikan Indonesia mengadakan Kuliah Umum “Kebijakan Bahasa di Indonesia” dengan nara sumber Kepala Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, Prof. Dr. Dadang Sunendar, M.Hum., Senin (10/9/2018) di Auditorium lantai 4 FPBS UPI. Acara dihadiri oleh Dekan, para Wakil Dekan, pimpinan Departemen/Program Studi, dan sekitar 250 orang mahasiswa dari berbagai departemen/program studi.  

Dekan FPBS, Prof. Dr. Syihabuddin, M.Pd. dalam sambutannya mengatakan bahwa tema kuliah umum ini sangat penting karena terkait langsung dengan masalah yang setiap hari dipelajari, ditekuni, dan diapresiasi oleh mahasiswa FPBS yaitu soal bahasa. “Karena kita berada di Fakultas Pendidikan Bahasa dan Sastra, maka sepatutnya kita mengetahui dan memahami berbagai kebijakan pemerintah di bidang bahasa sehingga kita bisa merespons, berkerja sama, dan bisa mengoperasionalkan kebijakan tersebut  dalam tataran ilmiah, pengajaran,  atau pengabdian pada masyarakat” ujarnya.

Kepala Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa membuka kuliahnya dengan menyampaikan selayang pandang profil lembaga  Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia.

Selanjutnya Prof. Dadang menyinggung masalah literasi. Menurut beliau “Di zaman seperti sekarang ini kita tidak boleh menjadi orang yang tidak literat (melek huruf dalam KBBI Daring 2018). Contoh sederhana yang menunjukkan bahwa tingkat literasi mahasiswa belum sesuai dengan harapan yaitu pada umumnya mahasiswa hanya mengetahui bahwa lagu Kebangsaan Indonesia Raya terdiri dari satu stanza. Padahal dalam lampiran Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 24 tahun 2009, syair Lagu Kebangsaan Indonesia Raya terdiri dari tiga stanza”. Tidak bisa dipungkuri kondisi ini masih terjadi di lingkungan akademik yang semestinya sudah memiliki tingkat literasi yang tinggi.

Sebagai Ketua Gerakan Literasi Nasional, Prof. Dadang telah lama mengusulkan agar Hari Aksara Internasional yang diperingati setiap tanggal 8 September menjadi Hari Literasi Internasional. Usulan itu tentu saja bukan tanpa alasan. Beliau menuturkan bahwa “Indonesia sudah puluh tahun berperang melawan buta aksara. Saat ini hanya tersisa 2,07%  lagi atau sekitar 3,4 juta penduduk Indonesia yang masih buta aksara. Angka ini sudah jauh melebihi target sebelumnya”. Beliau menambahkan, “Bayangkan di tahun 1945 jumlah penduduk Indonesia yang buta aksara di atas 65%. Angka itu terus berkurang sedikit demi sedikit dan harapannya dalam 5-10 tahun ke depan Indonesia akan terbebas dari buta aksara, meskipun tidak mencapai 100%”.

Adapun fondasi kebijakan bahasa di Indonesia didasari oleh peristiwa Sumpah Pemuda tahun 1928 yang menetapkan Bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan dan peristiwa kemerdekaan Republik Indonesia sebagi cikal bakal lahirlah Undang-Undang Dasar RI tahun 1945 yang didalamnya ada undang-undang khusus kebahasaan, yaitu pasal 36: Bahasa Negara ialah Bahasa Indonesia. “Perlu kita cermati bersama mengapa bahasa menjadi vital bagi suatu bangsa. Ternyata bahasa memiliki peran yang sangat penting yaitu sebagai perekat utama bangsa. Kita jangan hanya memaknai bahasa sebagai alat komunikasi saja, tetapi harus lebih daripada itu,” jelas Prof. Dadang.

Slogan yang selalu digaungkan oleh Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa yaitu utamakan Bahasa Indonesia, lestarikan Bahasa Daerah, dan kuasai Bahasa Asing. “Urutan itu tidak boleh dipertukarkan,” tegas Prof. Dadang.  Harapannya mahasiswa FPBS mampu berbahasa Indonesia yang baik dan benar tanpa mencampuradukkan dengan bahasa asing yang dikuasainya. Selain itu para mahasiswa diharapkan turut serta berperan aktif dalam menjaga dan melestarikan bahasa daerah.  (Liris)

759 Mahasiswa Baru FPBS Mengikuti Kegiatan MOKaKU 2018

759 Mahasiswa Baru FPBS Mengikuti Kegiatan MOKaKU 2018

Universitas Pendidikan Indonesia menyelenggarakan kegiatan Masa Orientasi Kampus dan Kuliah Umum (MOKaKU) tahun 2018 diikuti oleh 8.916 mahasiswa baru angkatan 2018/2019 sejak tanggal 28 s.d. 31 Agustus 2018 bertempat Gedung Gimnasium UPI, Jalan Dr. Setiabudhi Nomor 229 Bandung. Di hari pertama seluruh mahasiswa baru mengikuti kuliah umum dari Deputi Menteri Sekretaris Negara Bidang Kelembagaan dan Kemasyarakatan, Prof. Dr. Dadan Wildan, M.Hum. yang membahas tentang  “Mempersiapkan Generasi Emas pada Era Revolusi Industri 4.0”.

Keesokan harinya, Selasa, (29/8/2018) kegiatan MOKaKU dilaksanakan di masing-masing fakultas.  Pembekalan bagi mahasiswa baru FPBS dilaksanakan di tempat yang sama seperti hari pertama, yaitu di gedung Gimnasium UPI. Sebanyak 759 orang mahasiswa mengikuti acara pembekalan tersebut. Rincian mahasiswa baru per program studi sebagai berikut.

NoDepartemen/Program StudiJumlah
1Pendidikan Bahasa & Sastra Indonesia87
2Pendidikan Bahasa Sunda109
3Pendidikan Bahasa Bahasa Inggris63
4Pendidikan Bahasa Arab76
5Pendidikan Bahasa Jepang87
6Pendidikan Bahasa Jerman62
7Pendidikan Bahasa Perancis72
8Pendidikan Bahasa Korea66
9Bahasa & Satra Indonesia76
10Bahasa & Satra Inggris61
 Total =759

  

Pimpinan fakultas, departemen/program studi, dan para dosen Pembimbing Kemahasiswaan juga terlihat hadir di tempat acara. Sebelum pimpinan fakultas menyampaikan materinya, setiap Ormawa dan UKM menampilkan kreasinya. Suguhan paduan suara dari HIMA Pendidikan Bahasa Jerman dan Pendidikan Bahasa Arab, tari Musim Panas dari HIMA Pendidikan Bahasa Jepang, tari K-Pop kolaborasi antara HIMA Pendidikan Bahasa Korea dengan Pendidikan Bahasa Jepang, atraksi simulasi turun tebing oleh UKM Mapad, HIMA Pendidikan Bahasa Inggris dan HIMA Pendidikan Bahasa & Sastra Indonesia masing-masing menampilkan drama teatrikal, pembacaan puisi oleh KEMA, dan Tanjidor dari UKM Katumbiri mampu menghibur dan menyemarakan suasana.

Selanjutnya pimpinan fakultas menyampaikan informasi mulai dari profil kelembagaan fakultas, bidang akademik, sumber daya manusia dan sarana prasarana, hingga bidang kemahasiswaan. Dalam kesempatan itu Wakil Dekan Bidang Akademik, Dr. Hj. Tri Indri Hardini, M.Pd. berhalangan hadir karena sedang melaksanakan tugas menjadi Juri Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) ke-31 Tahun 2018 di Universitas Negeri Yogyakarta. Melalui rekaman video, beliau menyampaikan bahwa setiap mahasiswa baru akan mendapat buku saku yang berisi informasi tentang kalender akademik UPI tahun 2018/2019, Penerimaan Mahasiswa Baru, Sistem Perkuliahan, Sistem Penilaian, Layanan Akademik, dan informasi akademik penting lainnya yang bersumber dari Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan Universitas Pendidikan Indonesia tahun 2017.

Untuk memeriahkan acara, pimpinan fakultas memberikan cendera mata berupa buku, agenda, gelas mug dan payung kepada para mahasiswa baru yang dapat menjawab pertanyaan seputar materi yang telah diberikan sebelumnya. Usai acara di Gimnasium, kegiatan beralih ke departemen/program studi masing-masing hingga berakhir pukul 16.00. Pihak fakultas sebelum mengakhiri kegiatan di Gimnasium telah mengingatkan bahwa selepas pukul 16.00 seluruh mahasiswa baru dihimbau untuk segera kembali ke rumah masing-masing dan tidak diperkenankan untuk mengikuti kegiatan di luar agenda yang telah ditetapkan fakultas maupun universitas. (Liris)

KEMERIAHAN PERINGATAN ULANG TAHUN KE-73 RI DI FPBS UPI

KEMERIAHAN PERINGATAN ULANG TAHUN KE-73 RI DI FPBS UPI

Universitas Pendidikan Indonesia melaksanakan upacara bendera dalam rangka memperingati Ulang Tahun ke-73 Republik Indonesia, Jumat (17/8/2018) di pelataran Gymnasium UPI, Jl. Dr. Setiabudhi No. 229 Bandung. Upacara diikuti oleh mahasiswa, dosen, tenaga kependidikan, siswa SD, SMP dan SMA Laboratorium UPI, serta Ikatan Ibu-ibu Keluarga (IIK) UPI. Rektor Universitas Pendidikan Indonesia, Prof. Dr. H. R. Asep Kadarohman, M.Si. bertindak sebagai Pembina Upacara. Paskibra SMA Laboratorium UPI berkesempatan mengibarkan bendera Merah Putih. Selanjutnya Pembina Upacara membacakan amanat Menteri Pendidikan Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti).

Dalam amanat tertulisnya Menristekdikti  menyampaikan bahwa dalam menghadapi revolusi industri 4.0, para mahasiswa di Lembaga Pendidikan Tinggi harus memperkuat daya Literasi Data, Literasi Teknologi dan Literasi Manusia. Kemampuan mahasiswa untuk membaca, menganalisis, dan menggunakan informasi dari big data dunia digital merupakan Literasi Data. Sedangkan Literasi Teknologi adalah kemampuan untuk memahami sistem mekanika dan teknologi dalam dunia kerja, serta prinsip-prinsip teknik rekayasa. Terakhir, Literasi Manusia lebih menekankan pada kemampuan humanis, komunikasi, dan desain kreatif.

Ketiga literasi baru ini perlu dikuasai oleh semua lulusan perguruan tinggi. Dalam memupuk kemampuan literasi tersebut, peran pendidik maupun tenaga kependidikan harus didukung oleh upaya peningkat kualitas kepemimpinan dan kerja sama tim, kemampuan beradaptasi dengan teknologi baru dan tantangan global, serta kemampuan berwirausaha. Dengan penguatan ini, Menristek meyakini Indonesia akan mampu melewati tantangan revolusi industri 4.0 sehingga menjadi salah satu negara dengan daya saing tinggi. Menutup amanatnya Menristekdikti menghimbau agar insan-insan di kalangan pendidikan tinggi terus bekerja, berinovasi, dan berprestasi dalam bingkai KERJA KITA, PRESTASI BANGSA.

Dalam upacara itu pula tiga orang pegawai FPBS mendapat penghargaan atas prestasinya  sebagai Dosen Berprestasi Peringkat II tingkat UPI, Yanty Wirza, M.Pd., Ph.D. (dosen Departemen Pendidikan Bahasa Inggris); Emon Sonjaya, S.Pd. sebagai Tenaga Administrasi Akademik Beprestasi Peringkat I; dan Irma Rahmawati, S.Kom. sebagai Pengelola Sarana dan Prasarana Berprestasi Peringkat I.

Kemeriahan peringatan hari ulang tahun kemudian beralih ke masing-masing unit kerja. Bertempat di  lapangan voli FPBS dilaksanakan berbagai lomba, seperti lomba makan kerupuk, lomba sendok kelereng, lomba estafet balon, lomba memasukan paku dalam botol, lomba makan nasi dengan mata tertutup, dan pertandingan bola voli campuran putra-putri. Peserta lomba terdiri dari tenaga keamanan, tenaga kependidikan, dosen, pimpinan fakultas/departemen/program studi hingga Guru Besar. Kegiatan ini ternyata mampu menumbuhkan rasa persatuan dan kebersamaan di antara para pegawai di lingkungan FPBS. (Liris)

Siswa Sekolah Bahasa Husein Sastranegara Kunjungi FPBS UPI

Siswa Sekolah Bahasa Husein Sastranegara Kunjungi FPBS UPI

Selasa (14/8/2018)  Fakultas Pendidikan Bahasa dan Sastra (FPBS) Universitas Pendidikan Indonesia menerima kunjungan para siswa dan instruktur Sekolah Bahasa Husein Sastranegara di ruang rapat pimpinan FPBS lantai 2, Jl. Dr. Setiabudhi No. 229 Bandung. Rombongan diterima oleh Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan (Pupung Purnawarman, M.S.Ed. Ph.D.) didampingi Wakil Dekan Bidang Keuangan dan Sumber daya (Dr. H. Usep Kuswari, M.Pd.) serta pimpinan departemen/program studi, perwakilan mahasiswa pengurus HIMA Departemen Pendidikan Bahasa Inggris dan UKM English Debating Society FPBS.

Komandan Sekolah Bahasa Husein Sastranegara Skadron Pendidikan, Mayor Hajrun dalam pengantarnya menyampaikan ucapan terima kasih atas kesediaan FPBS UPI menerima rombongan. “Kunjungan ini merupakan kunjungan pertama kami ke kampus UPI,” ujarnya. Lebih lanjut ia menjelaskan “Para siswa kami ini sedang mengikuti Kursus Intensif Bahasa Inggris (KIBI) selama 4 (empat) bulan. Salah satu programnya yaitu Lattis atau Latihan Praktis di mana para siswa mempraktikkan keterampilan berbahasanya. Oleh karena itu, dalam pertemuan ini baik instruktur maupun para siswa akan berkomunikasi dalam Bahasa Inggris”.

Merespons hal tersebut, Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan FPBS menyampaikan sambutannya dalam Bahasa Inggris. Beliau mengharapkan agar kunjungan ini menjadi tonggak yang membuka jalan bagi kedua belah pihak untuk bekerja sama. Dalam kesempatan yang sama Sekretaris Departemen Pendidikan Bahasa Inggris (Yanty Wirza, M.Ed., Ph.D.) dan Sekretaris Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris (Gin Gin Gustine, M.Pd., Ph.D.) turut memberikan sekilas informasi tentang  profil departemen dan program studi. Para wakil mahasiswa pengurus HIMA dan UKM pun turut meramaikan suasana diskusi.

 

Sebelum meninggalkan Gedung M. Fakry Gaffar, rombongan diajak berkeliling untuk melihat lebih dekat fasilitas laboratorium bahasa, micro teaching, perpustakaan Saudi Culture Corner, ruang kuliah, ruang departemen/program studi, ruang self access, dan sarana prasarana lainnya. (Liris)

FPBS UPI SAMBUT DOKTOR & GURU BESAR BARU

FPBS UPI SAMBUT DOKTOR & GURU BESAR BARU

Fakultas Pendidikan Bahasa dan Sastra (FPBS) Universitas Pendidikan baru-baru ini menambah dua orang doktor baru sehingga jumlah staf pengajar FPBS berkualifikasi pendidikan S3 menjadi 66 orang.

Dr. Suci Sundusiah, M.Pd. sehari-hari bekerja sebagai dosen Departemen Pendidikan Bahasa & Sastra Indonesia. Dr. Suci menuntaskan program doktoralnya di Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia Program Pascasarjana Universitas Negeri Malang (UM) pada tanggal 30 Juli 2018 dalam sidang terbuka. Disertasinya yang berjudul “Model Pembelajaran Menulis Puisi Berbasis Penilaian Autentik Kolaboratif” dibimbing oleh Prof. Dr. Ah. Rofi’uddin, M.Pd., Prof. Dr. Heri Suwignyo, M.Pd. dan Dr. Imam Agus Basuki, M.Pd. berhasil dipertahankannya dengan baik.

Satu orang doktor baru lainnya yaitu Dr. Susi Widianti, S.Pd., M.Pd., M.A. staf pengajar Departemen Pendidikan Bahasa Jepang berhasil mempertahankan disertasinya yang berjudul Komunikasi Antarbudaya Ekspatriat Indonesia di Jepang (Studi Fenomenologi Tentang Cross-Culture Adaptation) pada tanggal 8 Agustus 2018 dalam sidang terbuka di Pascasarjana Universitas Padjadjaran (UNPAD). Ia dibimbing oleh  tim promotor: Yuyu Yohana Risagarniwa, M.Ed, Ph.D., Prof. Deddy Mulyana, M.A., dan Dr. Susanne Dida, M.M.

Selain dua doktor baru, FPBS juga menambah seorang Guru Besar, Prof. Maman Abdurahman, M.Ag. dosen Departemen Pendidikan Bahasa Arab. Beliau dikukuhkan menjadi Guru Besar dalam bidang Ilmu Pengajaran Tata Bahasa Arab di Gedung Achmad Sanusi Kampus UPI, Jl. Dr. Setiabudhi No. 229, Bandung, Rabu (8/8/2018). Pidato pengukuhannya berjudul “Urgensi Penguasaan Tata Bahasa Arab dalam Memahami Konsep Keislaman dan Strategi Pembinaannya melalui Pendekatan Fahmul Quran”.

Untuk mencapai gelar akademik ini tentu tidaklah mudah. Butuh keras, kesungguhan, ketekunan, dan kesabaran. Buah manis dari semua itulah yang mampu menghasilkan sebuah prestasi. Demi peningkatan kualitas diri dan kontribusi bagi pengembangan keilmuan, ketiga dosen FPBS ini telah berhasil membuktikan dirinya masing-masing sebagai pribadi yang ulet dan pantang menyerah. Karya dan kiprah para doktor dan guru besar  ini diharapkan mampu memberi manfaat yang sebesar-besarnya bagi banyak pihak. (Liris)  

Translate »