Masa Orientasi Kampus dan Kuliah Umum (MOKAKU) 2021 FPBS UPI

Universitas Pendidikan Indonesia melaksanakan kegiatan Masa Orientasi Kampus dan Kuliah Umum (MOKAKU) tahun 2021 masih sama seperti tahun 2020 yaitu dilaksanakan secara daring. Kegiatan rutin tahunan yang bertujuan memberikan pembekalan bagi para mahasiswa baru agarUniversitas Pendidikan Indonesia melaksanakan kegiatan Masa Orientasi Kampus dan Kuliah Umum (MOKAKU) tahun 2021 masih sama seperti tahun 2020 yaitu dilaksanakan secara daring. Kegiatan rutin tahunan yang bertujuan memberikan pembekalan bagi para mahasiswa baru agar beradaptasi dengan lingkungan kampus tersebut berlangsung selama tiga hari, yaitu pada tanggal 26-28 Agustus 2021.

MOKAKU UPI dilaksanakan melalui media zoom dan live streaming di kanal youtube TV UPI sama seperti pelaksanaan di fakultas pun menggunakan media zoom dan live streaming di kanal youtube FPBS UPI. Dalam pelaksanaannya, mahasiswa dibagi menjadi beberapa grup meeting zoom dan para pembina dari masing-masing grup memberi berbagai panduan pada mahasiswa baru.

Mahasiswa baru mengikuti kegiatan MOKAKU di FPBS UPI pada tanggal 27 Agustus 2021 baik mahasiswa jenjang S1 maupun pascasarjana yg sudah terintegrasi dengan fakultas (jadwal terlampir). Total Mahasiswa Baru FPBS UPI Jenjang S1, S2, dan S3 adalah 943 orang (Berdasarkan data SIAK). Kegiatan MOKAKU ini dibantu oleh KEMA/Himpunan di lingkungan FPBS UPI. Beberapa panitia melaksanakan kegiatan MOKAKU secara luring di FPBS UPI denga tetap menerapkan protokol kesehatan.

Dalam kegiatan MOKAKU fakultas, Dekan FPBS UPI, Prof. Dr. Tri Indri Hardini, M.Pd. memberikan sambutan sekaligus membuka acara tersebut. Beberapa informasi terkait profil dan layanan fakultas baik bidang akademik, kemahasiswaan, sumber daya, maupun sarana dan prasarana disampaikan oleh para pimpinan fakultas sesuai dengan bidangnya masing-masing.

Selain itu fakultas mengundang narasumber ternama untuk mengisi kegiatan Masa Orientasi Kampus dan Kuliah Umum (MOKAKU) FPBS UPI tahun 202I yaitu Prof. Dr. Sutrisna Wibawa, M.Pd.. Beliau menyampaikan materi kuliah umum dengan tema “Merdeka Belajar vs Belajar (Yang) Merdeka”.
beradaptasi dengan lingkungan kampus tersebut berlangsung selama tiga hari, yaitu pada tanggal 26-28 Agustus 2021.

MOKAKU UPI dilaksanakan melalui media zoom dan live streaming di kanal youtube TV UPI sama seperti pelaksanaan di fakultas pun menggunakan media zoom dan live streaming di kanal youtube FPBS UPI. Dalam pelaksanaannya, mahasiswa dibagi menjadi beberapa grup meeting zoom dan para pembina dari masing-masing grup memberi berbagai panduan pada mahasiswa baru.

Mahasiswa baru mengikuti kegiatan MOKAKU di FPBS UPI pada tanggal 27 Agustus 2021 baik mahasiswa jenjang S1 maupun pascasarjana yg sudah terintegrasi dengan fakultas (jadwal terlampir). Total Mahasiswa Baru FPBS UPI Jenjang S1, S2, dan S3 adalah 943 orang (Berdasarkan data SIAK). Kegiatan MOKAKU ini dibantu oleh KEMA/Himpunan di lingkungan FPBS UPI. Beberapa panitia melaksanakan kegiatan MOKAKU secara luring di FPBS UPI denga tetap menerapkan protokol kesehatan.

Dalam kegiatan MOKAKU fakultas, Dekan FPBS UPI, Prof. Dr. Tri Indri Hardini, M.Pd. memberikan sambutan sekaligus membuka acara tersebut. Beberapa informasi terkait profil dan layanan fakultas baik bidang akademik, kemahasiswaan, sumber daya, maupun sarana dan prasarana disampaikan oleh para pimpinan fakultas sesuai dengan bidangnya masing-masing.

Selain itu fakultas mengundang narasumber ternama untuk mengisi kegiatan Masa Orientasi Kampus dan Kuliah Umum (MOKAKU) FPBS UPI tahun 202I yaitu Prof. Dr. Sutrisna Wibawa, M.Pd.. Beliau menyampaikan materi kuliah umum dengan tema “Merdeka Belajar vs Belajar (Yang) Merdeka”.

Penguatan Media PJJ melalui Game Wordwall di Kelas IV SDN 200 Leuwipanjang [Peronika]

Penguatan Media Pembelajaran Jarak Jauh melalui Game Wordwall di Kelas IV SDN 200 Leuwipanjang
(oleh: Peronika | 1805470)

Sumber: wordwall.net

Sejak WHO (World Health Organization) mengidentifikasi adanya corona virus atau covid-19 sebagai virus yang berbahaya tentu menjadi perhatian warga dunia, terutama di Indonesia. Virus Covid-19 mulai terjadi di Indonesia pada bulan Februari 2020 dan saat ini Indonesia sedang berada dalam kondisi darurat dimana Indonesia menduduki peringkat pertama sebagai negara yang terpapar virus covid-19 dengan kasus harian terbanyak di dunia per tanggal 17 Juli mencapai total kasus 2.780.803. Tentunya keadaan ini memaksa terjadinya pembatasan seluruh kegiatan, salah satunya kegiatan belajar mengajar di tahun ajaran 2021/2022.  Kebijakan yang diambil dari permasalahan ini ialah dengan dilaksanakannya pembelajaran jarak jauh (PJJ) atau pembelajaran daring.

Dalam prosesnya pembelajaran jarak jauh ini memiliki berbagai macam kendala. Mukhlison (2021) mengemukakan kendala yang dihadapi adalah keterbatasan sumber daya manusia, keterbatasan sarana dan prasarana yang dimiliki guru dan peserta didik, dan kemampuan yang masih terbatas dalam pemanfaatan teknologi. Padahal aspek tersebut merupakan bahan penunjang terlaksananya proses pembelajaran jarak jauh.

Kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan program rutin yang dilaksanakan oleh perguruan tinggi di Indonesia sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat dan bentuk Tri Dharma Perguruan Tinggi. Universitas Pendidikan Indonesia adalah salah satu perguruan tinggi yang tetap berinovasi menyelenggarakan program KKN di masa pandemi ini dengan tema “Membangun Desa melalui Bidang Pendidikan dan Ekonomi dalam Implementasi MBKM pada Masa Pandemi”. Mahasiswa UPI sebagai agent of change haruslah berperan aktif dalam melaksanakan kegiatan KKN ini sebagai upaya penanggulangan dampak covid-19 pada bidang pendidikan.

Pelaksanaan KKN secara daring ini oleh salah satu mahasiswa UPI, yaitu Peronika dengan dimulai pada tanggal 3 Juli 2021 dengan melakukan analisis kebutuhan serta kendala yang dialami selama pembelajaran jarak jauh di sekolah SDN 200 Leuwipanjang. Kendala yang dialami diantaranya, siswa kesulitan mengikuti pembelajaran daring karena kurangnya sarana serta kemampuan siswa dalam pemanfaatan teknologi. Selain itu, guru kelas 4 yang bernama ibu Euis Lina Herlina, S.Pd dan ibu Rani Handayani, S.Pd mengalami kesulitan sarana pendukung pembelajaran daring dan kurangnya pemahaman teknologi untuk membuat media pembelajaran interaktif bagi siswa. Hal tersebut relevan dengan yang disebutkan oleh Dewi (dalam Sari, Tusyantari, & Suswandari, 2021) di mana terdapat kekurangan dalam kegiatan pembelajaran daring, seperti kurang memadainya fasilitas atau sumber daya manusia. Maka dari itu pembelajaran daring akan lebih efektif jika fasilitas dan sarana pembelajaran terpenuhi juga adanya sumber daya manusia yang mumpuni, selain itu juga perlu adanya komunikasi yang baik antara pihak sekolah, guru, orang tua siswa, dan juga siswa.

Oleh karena itu, solusi yang diberikan mahasiswa dengan permasalahan yang ada di lapangan melalui pelaksanaan program KKN ialah berinovasi dengan memberikan penguatan media pembelajaran jarak jauh melalui media game word wall. Game wordwall merupakan game yang dapat diakses dengan fitur yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan guru. Proses pembuatan game wordwall di kelas 4 ini difokuskan pada satu pertemuan pembelajaran tematik subtema 1 dengan judul “Keberagaman Budaya Bangsaku”. Fitur yang digunakan ialah gameshow quiz dimana siswa harus memilih satu jawaban yang benar dari beberapa gambar keberagaman budaya berdasarkan hasil analisis materi yang telah disampaikan oleh guru.

Mahasiswa juga memfasilitasi dengan adanya pembuatan video tutorial dalam menggunakan media game wordwall ini. Pembimbingan dalam memahami media pembelajaran ini juga dilakukan melalui grup whatsapp. Melalui media ini diharapkan dapat bermanfaat untuk mendorong siswa aktif meskipun belajar secara jarak jauh, dan mempermudah proses pembelajaran jarak jauh yang menarik, baik bagi guru, siswa, maupun orang tua.

Referensi:

Mukhlison. (2021, 20 Januari). “Kendala Pembelajaran Jarak Jauh dan Solusinya”. Stit-alkifayahriau.

Sari, R. P., Tusyantari, N. B., & Suswandari, M. (2021). Dampak Pembelajaran Daring Bagi Siswa Sekolah Dasar Selama Covid-19. Prima Magistra: Jurnal Ilmiah Kependidikan2(1), 9-15. https://doi.org/10.37478/jpm.v2i1.732

Sinuhaji, Julkifli. (2021, 17 Juli). “Update Corona Dunia, 17 Juli 2021: Indonesia Kembali Puncaki Posisi Pertama Kasus Harian Covid-19”. Pikiran Rakyat.

 

Pelatihan Pembelajaran Daring: Penggunaan Teknologi Ramah Pengguna bagi Dosen di lingkungan FPBS UPI

Fakultas Pendidikan Bahasa dan Sastra UPI bekerja sama dengan Indonesia Technology Enhanced Language Learning (iTell) melaksanakan kegiatan Pelatihan Pembelajaran Daring: Penggunaan Teknologi Ramah Pengguna bagi Dosen di lingkungan FPBS UPI. Kegiatan pelatihan dilaksanakan secara daring selama dua hari yaitu pada hari Rabu, 21 Juli 2021 dan dilanjutkan pada hari Jumat, 23 Juli 2021. Pada setiap harinya, pelatihan dibagi menjadi 2 sesi, sehingga secara keseluruhan peserta akan mengikuti 4 sesi pelatihan dengan rincian materi sebagai berikut.

  1. Teknologi mudah untuk memulai pembelajaran
  2. Teknologi pendukung pembelajaran bahasa
  3. Teknologi pendukung kegiatan membaca dan menulis
  4. Teknologi pendukung kegiatan asesmen

iTell telah menunjuk dua orang Board Member nya yang akan menjadi narasumber pelatihan, yaitu Yustinus Calvin Gai Mali, Ph.D. dan Grace Nathania Sabandar, M.Pd. Keduanya merupakan Praktisi ICT dan Pembelajaran Bahasa.

Kegiatan pelatihan pada hari pertama diawali dengan laporan dari Wakil Dekan Bidang Akademik FPBS Dr. Yulianeta, M.Pd. selaku penanggung jawab acara. Kemudian dilanjutkan dengan sambutan Dekan FPBS. Pada sambutannya, Dekan FPBS UPI Prof. Dr. Tri Indri Hardini, M.Pd., menyampaikan bahwa pelatihan ini akan sangat berbeda, karena peserta akan dikenalkan dengan bagaimana cara menggunakan platform sederhana yang ramah bagi pengguna untuk mendukung pembelajaran bahasa dan sastra. Materi tersebut sangat penting karena saat ini kita dituntut untuk siap melaksanakan perkuliahan daring maupun metode campuran daring dan luring. Mengakhiri sambutannya dekan menyampaikan harapan agar hasil dari pelatihan ini dapat diaplikasikan pada pelaksanaan perkuliahan semester depan/semester ganjil 2021/2022.

Acara pelatihan dibuka secara resmi oleh Wakil Rektor Bidang Pendidikan dan Kemahasiswaan UPI Prof. Dr. Didi Sukyadi, M.A. Sama seperti Prof. Dini, sebelum membuka secara resmi, Prof. Didi pun menyampaikan agar hasil dari kegiatan ini para dosen dapat langsung mengunggah materi pembelajaran melalui SPADA karena saat ini SPADA yang akan digunakan untuk pemeringkatan dan penilaian IKU. SPADA akan bisa diakses oleh mahasiswa di luar kampus. Sehingga, jika ada dosen yang bergabung di MBKM dan mengajar di luar kampus UPI, maka mahasiswa di luar kampus upi akan dapat mengakses SPADA. Perlu diketahui juga bahwa saat ini SPADA UPI sudah terintegrasi dengan SPADA Dikti dan juga sudah diatur untuk open access. Manfaat dari kegiatan ini adalah peserta akan menghasilkan produk yang bermanfaat. Agar lebih bermanfaat lagi, maka produk yang dihasilkan tersebut agar didukung juga oleh RPS yang sesuai dengan tuntutan MBKM.

Setelah acara dibuka secara resmi oleh Wakil Rektor bidang Pendidikan dan Kemahasiswaan UPI, Dr. lulu Laila Amalia selaku moderator begegas memandu jalannya acara pelatihan. Pelatihan dikemas lebih santai, sehingga para peserta begitu antusias dan menikmati kegiatan pelatihan. Para peserta aktif menyimak dan mengikuti setiap arahan yang diberikan narasumber dari sesi awal sampai dengan sesi akhir. Semoga respons positif yang diberikan peserta, berdampak baik pada kompetensi para peserta, khusunya dalam mempersiapkan perkuliahan. [Novi Yuliawati]

@fpbsupiofficial
#fpbsmaju

Kampus Mengajar Angkatan 2

Pendaftaran program Kampus Mengajar angkatan kedua telah dibuka. Manfaatkan sebaik mungkin kesempatan yang ada.

LINIMASA PROGRAM

 15 – 30 Juni 2021
 1 – 19 Juli 2021
 22 – 30 Juli 2021
 22 – 30 Juli 2021
 2 Agustus – 17 Desember 2021
 18 Desember 2021

 

Informasi lengkap silakan kunjungi laman https://kampusmerdeka.kemdikbud.go.id/web/kampusmengajar2021.

 

#infofpbsupi
#fpbsbersatuuntukmaju
#kampusmengajar