NILAI-NILAI EDUKATIF DALAM PARIRIMBON SUNDA

NILAI-NILAI EDUKATIF DALAM PARIRIMBON SUNDA
(Eksplorasi Kearifan Lokal sebagai Landasan Etnopedagogi)

Yayat Sudaryat, O. Solehudin, Hernawan
Fakultas Pendidikan Bahasa dan Sastra
Universitas Pendidikan Indonesia
email: yayat.sudaryat@upi.edu

Abstrak: Pendidikan yang berorientasi kearifan lokal dan karakter akan melahirkan solusi yang tepat bagi permasalahan pembangunan bangsa. Kearifan lokal dapat ditelusuri dalam budaya Nusantara. Puncak-puncak budaya Nusantara (daerah) akan membentuk budaya Indonesia. Salah satu wujud budaya Nusantara dalah paririmbon (primbon). Penelitian ini secara komprehensif akan memaparkan nilai-nilai edukatif dalam paririmbon yang merupakan eksplorasi kearifan lokal sebagai landasan etnopedagogik. Dalam penelitian ini digunakan metode deskriptif. Data dikumpulkan dengan teknik studi pustaka dan wawancara. Data diolah dengan metode hermeneutik
melalui analisis unsur langsung. Penelitian ini menemukan bahwa Paririmbon Sunda mengandung aspek pengetahuan seperti penanggalan, pernasiban, perwatakan dan firasat, peristirwa alam, dan tanda-tanda. Nilai-nilai edukatif paririmbon (primbon) mengacu kepada nilai edu-matematik, edu-kosmologis, edu-semiotik, edu-geografis, dan edu-grafosemantik. Nilai kearifan lokal dalam Paririmbon mengacu kepada nilai cinta lingkungan, ketaatan, tatakrama, kepercayaan, dan pendidikan karakter (kritis, kreatif, dan produktif). Nilai kearifan lokal tersebut dapat dijadikan landasan etnopedagodik karena mengacu kepada nilai keteraturan (kedisiplinan), keingintahuan, dan visioner. Nilai etnopedagogik berada dalam konteks nasionalisme yang bertujuan membangun bangsa ketahanan budaya. Sementara, dasar ketahan budaya adalah kearifan lokal.
Kata kunci: paririmbon, kearifan lokal, etnpedagogik, nilai edukatif

Strategi Pengungkapan Fakta Hukum di Pengadilan

Strategi Pengungkapan Fakta Hukum di Pengadilan: Studi tentang Strategi Bertanya Para Hakim, Jaksa Penuntut Umum dan Penasihat Hukum dalam Menemukan Fakta-Fakta dari Terperiksa

 Aminudin Aziz, R. Dian Dia-an Muniroh, Ripan Hermawan, Ernie D. A. Imperiani

Penelitian ini berada dalam area investigasi linguistik foreasik sebagai sub-investigasi wacana pengadilan. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat bagaimana para hakim, jaksa penuntut umum, dan penasihat hukum, melalui bertanya, mendalami informasi dari terperiksa berdasarkan Berita Acara Pemeriksaan (BAP) yang sudah dibuat oleh penyidik polisi dan mengungkap informasi apa dari BAP yaag lazim menjadi perhatian para hakim, jaksa penuntut umum, dan penasihat hukum ketika memeriksa di pengadilan. Penelitian ini
menggunakan metode kualitatif dan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu transkrip persidangan kasus pidana (TIPIKOR) dan Berita Acara Pemeriksaan (BAP) yang sudah disiapkan oleh penyidik polisi. Analisis yang dilakukaan adalah analisis terhadap transkrip
rekaman audio yang mencakup identifikasi, kategorisasi, pemaknaan perspektif subyek penelitian, sintesis dan kesimpulan sehingga luaran yang diperoleh adalah mengetahui jenis pertanyaan dan strategi bertanya oleh hakim, jaksa penuntut umum, dan penasihat hukum. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa secara keseluruhan Majelis Hakim (MH), Jaksa Penuntut Umum (JPU) dan Penasihat Hukum (PH) menggunakan dua strategi bertanya yaitu strategi bertanya laugsung (direct questioning) dan strategi tidak langsung (indirect guestioning). Secara umum dari semua pertanyaan yang dilontarkan oleh ketiga personel persidangan yaitu MH, JPU, dan PH, petanyaan tertutup dengan daya paksa cukup tinggi mengungguli pertanyaan terbuka dan bila dilihat per jenis pertanyaan, terungkap delapan jenis pertanyaan, yaitu request narrative, request modal narratives, wh-questions, choice questions, interrogative yes/no, rising declaratives, dan tag questions. Untuk fakta di BAP yang lazim menjadi perhatian para porsonel persidangan, hasil analisis menunjukkan bahwa aparat hukum lebih fokus pada upaya mengklarifikasi keterangan yang ada di BAP daripada upaya pendalaman materi yang ada di BAP. Secara tidak langsung, hal ini merefleksikan bahwa MH, JPU, dan PH mempercayai hasil penyidikan oleh aparat kepolisian. Hasil
penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap penegakan pengadilan yang berwibawa dan pantas.
Kata-kata Kunci: Hakim, Jaksa Penuntut Umum, Penasihat Hukum dalam perkara pidana, strategi bertanya dan wacana pengadilan

Penerapan Model In House Training (IHT)…

Penerapan Model In House Training (IHT) untuk meningkatkan Kemampuan Guru Bahasa Inggris dalam Mengembangkan dan mengimplementasikan Penggunaan Bahan Ajar

Nenden Sri Lengkanawati, Sri Setyarini, R. Della Kartika, Nicke Yunita
Jurusan Pendidikan Bahasa Inggris, Fakultas Pendidikan Bahasa dan Sastra
Universitas Pendidikan Indonesia

 

Terbitnya peraturan Mendiknas No. 16 tahun 2007 mengenai Standar Kualifikasi Akademik dan Kompetensi guru mensyaratkan guru untuk memiliki empat kompetensi yaitu: kepribadian, sosial, pedagogik, dan profesional. Namun demikian, ada 2 komptensi (pedagogik dan profesional) yang masih menjadi kendala bagi guru bahasa Inggris, khususnya di Jawa Barat. Masalah ini teridentifikasi baik secara langsung maupun tidak langsung oleh staf pengajar Jurusan Pendidikan Bahasa Inggris UPI yang terlibat dalam penyelenggaraan peningkatan kualitas kompetensi guru. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk (1) memotret kemampuan guru bahasa Inggris dalam mengembangkan dan mengimplementasikan materi ajar; (2) merancang sebuah model IHT yang efektif untuk meningkatkan kemampuan guru dalam mengembangkan dan mengimplementasikan penggunaan materi ajar; (3) mengujicobakan dan menerapkan model IHT dalam program pelatihan guru. Metode yang digunakan dalam analisis data adalah deskriptif kualitaif dengan mengacu pada teori tentang pengembangan materi ajar (Crowford.2002) dan desain IHT (Wallace:1993). Hasil analisis data menunjukkan bahwa sebagian besar responden menggunakan buku teks sebagai sumber pembelajaran utama selain hasil pengayaan materi yang diperoleh dari internet dan sumber lainnya. Meskipun sebagian besar dari mereka masih menemui kendala dalam mengembangkan materi yang sesuai dengan topik pembelajaran dan karakteristik siswa. Untuk itu, IHT sebagai program pelatihan guru dianggap perlu untuk meningkatkan kemampuan guru dalam mengembangkan dan mengimplementasikan materi ajar dalam pembelajaran bahasa Inggris tingkat SMP.
Kata kunci: kompetensi, sosial, kepribadian, pedagogik, profesional, materi ajar, IHT

Testimonial: Karyawan Berbakat vs Karyawan Berpengetahuan

oleh: Ahmadin

Seorang pakar bernama Peter Senge, tahun 2003 telah menghasilkan sebuah (kumpulan) pemikiran tentang Organisasi Abad XXI. Konsep ini dapat diterapkan di berbagai level organisasi di dunia, bisa untuk organisasi swasta, bisa juga untuk organisasi pemerintahan.

Berikut sebagian kecil materi dari buku tersebut yang dapat ditelaah oleh anggota organisasi baik level pimpinan maupun level staf. Materi tersebut berkaitan dengan keberadaan karyawan. Di dalam buku itu dibahas bahwa karyawan dikelompokkan mejadi Karyawan Berbakat versus  Karyawan Berpengetahuan. Hal ini dapat dimaknai bahwa: “Semua karyawan berbakat adalah karyawan berpengetahuan, tetapi tidak semua karyawan berpengatahuan adalah karyawan berbakat”.

1. Karyawan Berbakat Membuat dan Melanggar Aturan, Karyawan Berpengetahuan Menegakkan Aturan
Karyawan berbakat pada prinsipnya lebih berpotensi selalu:

  • Melanggar;
  • Menciptakan;
  • Memperkenalkan
  • Merumuskan;
  • Mengarahkan;
  • Menyebarkan aturan;
  • Berinisiatif; dan
  • Proaktif

Sementara itu, karyawan berpengetahuan tidak seperti karyawan berbakat.

2. Karyawan Berbakat Menciptakan, Karyawan Berpengetahuan Menerapkan
Karyawan berbakat pada dasarnya senang melakukan hal-hal:

  • Kreatif;
  • Tetapi membutuhkan karyawan berpengetahuan untuk menciptakan produk/jasa;
  • Ilmuwan.

 3. Karyawan Berbakat Memulai Perubahan, Karyawan Berpengetahuan Mendukung Perubahan
Karyawan berbakat biasanya:

  • Merasakan kebutuhan untuk berubah sebelum perubahan itu harus dilakukan;
  • Memulai perubahan di dalam organisasi;
  • Memerlukan pandangan dari karyawan berpengetahuan untuk mendukung perubahan.

Bagi karyawan berpengetahuan, sebaliknya.

 4. Karyawan Berbakat Melakukan Inovasi, Karyawan Berpengetahuan Bealajar
Pada dasarnya karyawan berbakat suka melakukan hal-hal:

  • Inovatif;
  • Sebagai guru;
  • Menciptakan bahasa terprogram dan mengajarkan kepada karyawan berpengetahuan.

Sementara karyawan berpengetahuan lebih cenderung:

  • Belajar dan menerapkan inovasi tersebut;
  • Sebagai siswa yang baik.

5. Karyawan Berbakat Mengarahkan, Karyawan Berpengetahuan Melakukan

  • Karyawan berbakat merumuskan visi-misi;
  • Karyawan berpengetahuan melaksanakan visi-misi.

6. Karyawan Berbakat Menginspirasi dan Memotivasi orang, Karyawan Berpengetahuan Menerima Informasi dan Motivasi
Karyawan berbakat pada umumnya:

  • Ingin membantu generasi baru;
  • Ingin memotivasi orang di sekitarnya;
  • Ingin melihat orang menjadi berhasil (jika orang itu gagal, dia frustrasi).

Karyawan berpengetahuan tidak memahami hal yang dilakukan oleh karyawan berbakat.

Semoga bermafaat bagi tenaga kependidikan yang selalu ingin terus berkembang dan mengembangkan diri dalam berorganisasi. Pertanyaanya, Anda masuk ke kategori karyawan yang mana? Silakan evaluasi diri Anda masing-masing.

Sumber (disarikan dari):

Senge, Peter. 2005. Organisasi Abad XXI. Jakarta: Gramedia Pustaka.

Penilaian Hasil Penelitian Dosen FPBS Tahun 2014

FPBS akan menyelenggarakan penilaian hasil penelitian dosen pada tanggal 22-26 Desember 2014. Hasil penelitian yang dinilai adalah penelitian yang dibiayai dari dana hibah UPI dan/atau Dikti.

Tim penilai adalah dosen yang memiliki pengalaman meneliti dalam skala nasional atau internasional dan bersifat independen. Smentara itu, unsur atau komponen yang dinilai adalah:

1) Abstrak

meliputi aspek: burning issue dan tujuan penelitian; metodologi (sampel/responden, dan analisis data); temuan; dan kesimpulan.

2) Pendahuluan/Latar belakang

meliputi burning issue yang mengantarkan pada pentingnya penelitian, tujuan penelitian, landasan teori, laporan penelitian terdahulu yang terkait, dan pernyataan tesis yang memperlihatkan isi laporan.

3) Rumusan dan Langkah Pemecahan Masalah

4) Manfaat Penelitian

5) Kajian Pustaka

6) Prosedur Penelitian

7) Konten (temuan, pembahasan, dan kesimpulan)

Pemenang dengan peringkat I, II, dan III akan mendapat penghargaan dari Fakultas.

Penelitian dan PkM Dosen FPBS 2014

DAFTAR PENERIMA HIBAH PENELITIAN DAN PPM PADA PROGRAM PENGEMBANGAN DOSEN DAN KAPASITAS INSTITUSI FAKULTAS PENDIDIKAN BAHASA DAN SENI TAHUN 2014

NO.

NAMA KETUA PENELITI

JUDUL

     SKIM

1

Dr. Sukanta, M.Hum. “Tri Tangtu di Bumi” Konsep Kepemimpinan Masyarakat Sunda Masa Lampau Penelitian Etnopedagogik

2

Prof. Dr. Sofyan Sauri, M.Pd. Elaborasi Nilai Kearifan Lokal dalam Pembelajaran Bahasa Arab melalui Metode Sorogan dan Bandongan di Pesantren Sukahideung Tasikmalaya Penelitian Etnopedagogik

3

Dr. Yayat Sudaryat, M.Hum. Nilai-nilai Edukatif dalam Paririmbon Sunda Penelitian Etnopedagogik

4

Dr. Dadang Sudana, M.A. Transformasi Nilai Pendidikan tentang Konservasi Fauna dalam Leksikon Etnozoologi: Kajian Etnopedagogi di Kampung Dukuh, Garut Penelitian Etnopedagogik

5

Dr. E. Kosasih, M.Pd. Penerapan Model Pembelajaran Berbasis Proyek dalam Penyelenggaraan PPG di UPI, Bandung Penelitian Pend. Guru dan Pend. Profesional Guru

6

Iyen Nurlaelawati, M.Pd. Reflective Journal: Penggunaan Spot UPI sebagai Sarana Maksimalisasi Pembentukan Kompetensi Pedagogik Calon Guru Bahasa Inggris di SD Penelitian Dosen Muda

7

Lulu Laela Amalia, M.Pd. Pengaruh Penggunaan Strategi Online Mentor Coaching dalam Pembuatan RPP Berbasis Teks yang Efektif bagi Mahasiswa Calon Guru Penelitian Dosen Muda

8

Yadi Mulyadi, M.Pd. Aplikasi Pendekatan Aksional dan Media “Textes Mediatiques” pada Laman: www.jde.fr untuk Peningkatkan Keterampilan Menulis Teks Bahasa Perancis Jenis Faits-Divers Penelitian Dosen Muda

9

Suci Sundusiah, M.Pd. Model Poetry Wordgames dalam Pembelajaran Ekspresi Tulis Puisi pada Pembelajar Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (Penelitian Subjek Tunggal terhadap Mahasiswa Program Kerja Sama UPI-Youngsan University di Jurusan Pendidikan Bahasa dan sastra Indonesia Penelitian Dosen Muda

10

Hernawan, M.Pd. Pandangan Politik Orang Sunda dalam Ungkapan Tradisional sebagai Bentuk Kearifan Budaya Lokal Masyarakat Sunda Penelitian Dosen Muda

11

Iis Sopiawati, M.Pd. Penerapan Strategi PQ4R (Preview, Question, Read, Reflect, Recite and Review) dalam Pembelajaran Compregension Ecrite IV Penelitian Dosen Muda

12

Linna Meilia Rasiban, M.Pd. Penerapan Model Pembelajaran Peer Listening untuk Meningkatkan Kemampuan Menyimak Tingkat Menengah pada Perkuliahan Jitsuyou Choukai Penelitian Dosen Muda

13

Irma Permatawati, M.Pd. Analisis Muatan Landeskunde dalam Buku Ajar Bahasa Jerman Studio D A2 Penelitian Dosen Muda

14

Dian Yuliana, M.Pd. Identitas Budaya dalam Teks Naratif Siswa: Kajian terhadap Pengaruh Globalisasi pada Pembelajar Bahasa Inggris Penelitian Dosen Muda

15

Ernie Dyah A. Imperiani, M,.Ed. Ragam Bahasa Inggris Lisan oleh Mahasiswa: Sebuah Kajian Sosiolinguistik tentang Penggunaan Ragam Bahasa Inggris Lisan yang Berkembang di Jurusan Pendidikan Bahasa Inggris di Bandung Penelitian Dosen Muda

16

Dewi Munawarah Sya’bany, M.Ds. Implementasi Model Synectetics dalam Pembelajaran Ilustrasi Berbasis Internalisasi Nilai-nilai Kearifan Lokal Penelitian Dosen Muda

17

Dr. Wawan Danasasmita, M.Ed. Analisis Kemampuan Membaca Pemahaman dalam Nihongo No Aimai Kotoba (Studi Kasus pada Mahasiswa Tingkat 3 Jurusan Pendidikan Bahasa Jepang FPBS UPI Tahun Akademik 2011/2012 Penelitian Kompetensi

18

Yulia Puspita, M.Pd. Pengembangan Model Pembelajaran Ilustrasi Berbasis Pertunjukan Drama Penelitian Kompetensi

19

Mahmud Fasya, M.A. Konsep Harmoni Sosial-Budaya Orang Sunda di Balik Toponimi Tatar Sunda: Kajian Antropolinguistik Penelitian Kompetensi

20

Zakiah Pawitan, M.Ds. Eksplorasi Membatik Inovatif pada Kain Corduroy Penelitian Kompetensi

21

Riesky, M.Ed. Menakar Kualitas Citation dan Reference dalam Tulisan Akademik Mahasiswa: Deteksi Potensi Plagiarisme dalam Penulisan Skripsi Penelitian Kompetensi

22

Dr. Rd. Safrina, M.A. Nasionalisme dalam Film Anak Indonesia: Sebuah Kajian Budaya Populer Penelitian Kompetensi

23

Dr. Nunung Nursyamsiah, M.Pd. Model Pembelajaran Nilai Akhlak Berbasis Teori Keseimbangan Perilaku Moral untuk Mahasiswa Pendidikan Bahasa Arab Hibah Penelitian Innovation

24

Drs. Sudarsono, MI, M.A. Global English Versus Nationalism: English Language Teaching and Construction of ASEAN Identity Penelitian Kolaborasi Institusi

25

Dra. Hafdarani, M.Pd. Pengajaran Keterampilan Menyimak (Herfertigket) dengan Konsep Binnendifferenzierung (Penelitian Tindakan Kelas) Penelitian Peningkatan Mutu Pembelajaran

26

Dr. Tri Indri Hardini, M.Pd. Pelatihan Penyusunan Perangkat Kurikulum 2013 Berbasis Model Lesson Study dalam Pembelajaran Bahasa Perancis untuk Meningkatkan Profesionalisme Guru SMA/SMK/MA se-Jabar PKM Bidang Ilmu

27

Henny Rohayani, M.Si. Model Pelatihan Seni Tari Tradisional Berbasis Pembelajaran Karakter bagi Guru-guru Sekolah Dasar di Kabupaten Serang, Banten PKM Bidang Ilmu

28

Dr. Dingding Haerudin, M.Pd. Konservasi Naskah Sunda Kuno melalui Pelatihan Transliterasi (Perintisan Desa Cerdas Berbasis Budaya Lokal di Wilayah Bendungan Jatigede, Kabupaten Sumedang PKM Desa Binaan

29

Prof. Dr. Emi Emilia, M.Ed. Implementasi dan Pengembangan Pengajaran Berbasis Teks untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis dan Berbahasa Mahasiswa Jurusan Pendidikan Bahasa Inggris UPI (Tahun Kedua) Penelitian Unggulan Pengembangan Penelitian Kelompok Bidang Ilmu

30

Prof. Dr. Didi Sukyadi, M.A. Realisasi Transduksi dan Transformasi Sumber Daya Semiotik pada Praktik Mengajar Mahasiswa PPL Penelitian Unggulan Pengembangan Kelompok Bidang Ilmu

31

Prof. Dr. E. Aminudin Aziz, M.A. Strategi Pengungkapan Fakta Hukum di Pengadilan: Studi tentang Strategi Bertanya Para Hakim, Jaksa Penuntut Umum dan Penasihat Hukum dalam Menemukan Fakta-fakta dari Terperiksa Penelitian Unggulan Pengembangan Kelompok Bidang Ilmu

32

Prof. Dr. Dadang Sunendar, M.Hum. Implementasi Model Ecriture Crative Base Surla Culture Locale untuk Meningkatkan Keterampilan Menulis Teks Argumentatif Level B2 Delf Cecrl Penelitian Unggulan Pengembangan Kelompok Bidang Ilmu

33

Prof. Dr. Nenden Sri Lengkanawati, M.Pd. Penerapan Model In House Training untuk Meningkatkan Kemampuan Guru Bahasa Inggris dalam Mengembangkan dan Mengimplementasikan Penggunaan Bahan Ajar Penelitian Unggulan Pengembangan Kelompok Bidang Ilmu

34

Prof. Dr. Syihabuddin, M.Pd. Analisis Tuturan Direktif pada Buku Alarabiyyah Bayna Yadayka untuk Merekonstruksi Bahan Ajar Bahasa Arab yang Berbasis Multicultural Competence Penelitian Unggulan Pengembangan Kelompok Bidang Ilmu

35

Prof. Dr. Mamat Zaenudin, M.Ag. Formulasi Gaya Bahasa Ingkari dalam Alquran dan Implikasinya bagi Pembelajatran Balaghah Penelitian Unggulan Pengembangan Kelompok Bidang Ilmu

36

Drs. Harry Sulastianto, M.Sn. Dekonstruksi Motif Batik Keraton Cirebon: Pengaruh Ragam Hias Keraton pada Motif Batik Cirebon Penelitian Unggulan Pengembangan Kelompok Bidang Ilmu

37

Drs. Masor, M.Ag. Dampak Ideologi Penerjemahan terhadap Kualitas Terjemahan dan Tingkat Relevansi Terjemahan Penelitian Unggulan Pengembangan Kelompok Bidang Ilmu

38

Dr. Dadang S. Anshori, M.Si. Konstruksi Identitas Keindonesiaan dalam Wacana Buku Teks SD: Kajian Wacana Kritis atas Wacana Buku Teks SD Kurikulum 2013 Penelitian Unggulan Pengembangan Kelompok Bidang Ilmu

39

Dr. Maman Abdurachman, M.Ag. Evaluasi Buku Ajar Bahasa Arab Madrasah Aliyah Upaya Memformulasikan Buku Ajar Bahasa Arab Berkualitas (Studi Evaluatif terhadap Buku Ajar Bahasa Arab Madrasah Aliyah se-Bandung) Penelitian Unggulan Pengembangan Kelompok Bidang Ilmu

40

Dr. Wachyu Sundayana, M.A. Kesiapan dan Kemampuan Guru Bahasa Inggris SMA se-Jawa Barat dalam Implementasi Kurikulum 2013 Penelitian Unggulan Pengembangan Kelompok Bidang Ilmu

41

Dr. Yeti Mulyati, M.Pd. Teks Berorientasi Nilai Budaya Lokal sebagai Bahan Pengembangan Alat Ukur KEM untuk Siswa SMA Penelitian Unggulan Pengembangan Kelompok Bidang Ilmu

42

Dra. Melia Dewi Judiasri, M.Pd., M.Hum. Drill Bunpo Berbasis Multimedia untuk Meningkatkan Kompetensi Bahasa Jepang Penelitian Unggulan Pengembangan Kelompok Bidang Ilmu

43

Drs. Setiawan, M.Pd. Pengembangan Model Pembelajaran Online Berbasis LMS Moodle untuk Pembelajaran Membaca Bahasa Jerman Tingkat Ger A2 Penelitian Unggulan Pengembangan Kelompok Bidang Ilmu

44

Drs. Amir, M.Pd. Pengembangan Program Pelatihan Ujian Zertifikat B1 Berbasis Multimedia Interaktif bagi Pembelajar Bahasa Jerman di Indonesia Penelitian Unggulan Pengembangan Kelompok Bidang Ilmu

45

Herniwati, M.Hum. Model Pembelajaran Kanji Wakaru Oboeru Tsukau dalam Meningkatkan Kompetensi Penguasaan Kanji N4 Penelitian Unggulan Pengembangan Kelompok Bidang Ilmu

46

Dr. Riswanda Setiadi, M.A. Pengaruh Keputusan Pendanaan, Kebijakan Dividen dan Good Corporate Governance terhadap Nilai Perusahaan (Studi Perusahaan di BEI Tahun 2008-2012). Penelitian Unggulan Pengembangan Kelompok Bidang Ilmu

Jumlah Keseluruhan

Translate »