Tautan/Link:  http://sunda.upi.edu

Sejarah Perkembangan        

Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Sunda berdiri tanggal 20 Oktober 1957. Pada awalnya bernama Seksi Bahasa dan Sastra Sunda sebagai bagian dari Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia, Perguruan Tinggi Pendidikan Guru (PTPG). Hal itu berlangsung sampai PTPG berubah status menjadi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Padjadjaran tahun 1958. Berdasarkan Kepres RI No. 1 tahum 1963, istilah Seksi Bahasa dan Sastra Sunda  berubah menjadi Jurusan Bahasa dan Sastra Sunda pada Fakultas Keguruan Sastra dan Seni (FKSS) IKIP. Hal tersebut sekaligus sebagai salah satu upaya pemerintah dalam  mengintegrasikan FKIP dan Institut Pendidikan Guru (IPG) menjadi Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan (IKIP) Bandung. Sejalan dengan perubahan nama Fakultas Keguruan Sastra dan Seni (FKSS) menjadi Fakultas Pendidikan Bahasa dan Seni (FPBS) berdasarkan SK Mendikbud 0134/1983, Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Sunda kembali mengalami penggabungan jurusan dengan Jurusan Pendidikan Bahasa dan sastra Indonesia (JPBSI) di bawah naungan Program Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia dan Daerah. Sejak IKIP Bandung berubah menjadi Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)  BHMN, Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Sunda (Sunda) pun kembali diberi kepercayaan untuk berdiri sendiri. Hal itu sesuai dengan Kepres RI No. 124/1999.

Perintis dan Pimpinan

Di dalam  perkembangannya,  Program S-1 Jurusan Pendidikan Baha-sa dan Sastra Sunda telah mengalami beberapa kali  pergantian  kepemimpinan seperti disenaraikan di bawah ini.

  1. Drs. Syahrul Syarif (1957 – 64)
  2. Drs. Ukun Suryaman (1964 – 66)
  3. Drs. R.M. Atmamiharja (1966 – 68)
  4. Drs. Husein Widjajakusumah (1968 – 70)
  5. R.I. Adiwijaya (1970 – 72)
  6. Prof. Dr. H. Yus Rusyana (1972 – 74)
  7. Drs. H. Karna Yudibrata (1974 – 1976)
  8. Drs. H. Abud Prawirasumantri (1976 – 78, 1980 – 82).
  9. Drs. H. Akhlan Husen (1978 – 80)
  10. Drs. H. Kosim Kardana (1982 – 90; 1996—2000)
  11. Drs. Agus Suriamiharja, M.Pd. (1990 – 1996)
  12. Drs. H. Elin Syamsuri (2000 – 2003)
  13. Drs. Usep Kuswari M.Pd. (2003 –2007)
  14. Dr. Dingding Haerudin, M.Pd. (2007-2011) & (2011- skrg)

Lokasi dan Alamat

Departemen/Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Sunda berlamat di Jalan Dr. Setiabudhi 229 Bandung, Kode Pos 40154.

Visi, Misi, dan Tujuan

Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Sunda FPBS UPI memiliki visi dan misi yang berkesejalanan dengan visi dan misi instansi induk. Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Sunda diadakan dalam rangka mencetak tenaga ahli kependidikan (guru), bahasa, sastra, dan budaya daerah (Sunda). Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Sunda merupakan lembaga kependidikan yang ikut andil dalam pengembangan disiplin ilmu bahasa, sastra, dan budaya daerah (Sunda) serta strategi pengajarannya. Dengan demikian, Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Sunda menempatkan diri sebagai lembaga konservatif dan pengembangan nilai-nilai budaya, bahasa, dan sastra daerah (Sunda). Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Sunda bertugas untuk melaksanakan pendidikan dan penalaran, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat berkaitan dengan konservasi dan pengembangan bahasa, sastra, dan budaya daerah (Sunda) sebagai pendukung budaya nasional Indonesia. Sesuai dengan tugasnya. Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Sunda  memiliki fungsi dan peran untuk (1) memelihara,  membina,  dan  mengembangkan  bahasa, sastra, dan budaya Sunda; (2) mengembangkan disiplin ilmu bahasa, sastra, dan budaya daerah (Sunda) serta pengajarannya; dan (3) mengkaji bahasa, sastra, dan budaya daerah (Sunda) serta pengajarannya. Berdasarkan tugas dan  fungsinya,  Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Sunda  bertujuan  untuk menghasilkan  guru  dan  ahli  bahasa,  sastra,  dan  budaya  daerah (Sunda) yang profesional dan berkualitas.

Status Akreditasi

Berdasarkan SK Ketua BAN PT No. 103/SK/BAN-PT/Ak-SURV/S/IV/2014, tgl 17 April 2014, Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Sunda FPBS UPI berhasil memperoleh nilai akreditasi “B” setelah proses surveillance ulang. Nilai akreditasi tersebut berlaku sejak tanggal 9 November 2013 s.d. 9 November 2018.

Penghargaan/Prestasi

Penghargaan yang pernah diterima adalah “Hadiah Rancage 1996” dari Yayasan Rancage pimpinan Ajip Rosidi, sebagai jurusan yang berhasil memberikan motivasi kepada para mahasiswanya untuk berpartisipasi aktif, kreatif, dan apresiatif dalam bahasa, budaya,  dan  sastra daerah (Sunda).

Profil Mahasiswa

Mahasiswa Dept Pend Bahasa dan Sastra Sunda dengan jumlah 400-an orang sebagian besar berasal dari pelosok Jawa Barat. Sebagian lagi ada yang berasal dari Banten. Mereka memiliki kompetensi dalam menggunakan bahasa ibu (Sunda) sebagai bahasa pengantar dalam perkuliahan dan dalam pergaulan sesama mahasiswa di lingkungan kampus. Selain itu, mereka juga memiliki banyak variasi dalam kegiatan kesundaan seperti Bende Rancage, dan aktivitas lain yang berjenis budaya sunda seperti lingkung seni sunda.

Profil Lulusan

Lulusan Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Sunda memperoleh sebutan Sarjana Pendidikan (S.Pd.). Jumlah lulusan tersebut tersebar di sebagian besar wilayah Jawa Barat dan sebagian lagi di Banten. Mereke pada umumnya berprofesi sebagai tenaga pendidik atau tenaga ahli kebahasaan. Selain sebagai tenaga pengajar, lulusan prodi ini memiliki prospek sebagai: editor, sasatrawan, dramawan, penyair, kritikus, jurnalis, peneliti bahasa dan sastra, penelaah naskah kuno dan sastra lisan, serta pewara.