NILAI-NILAI EDUKATIF DALAM PARIRIMBON SUNDA
(Eksplorasi Kearifan Lokal sebagai Landasan Etnopedagogi)

Yayat Sudaryat, O. Solehudin, Hernawan
Fakultas Pendidikan Bahasa dan Sastra
Universitas Pendidikan Indonesia
email: yayat.sudaryat@upi.edu

Abstrak: Pendidikan yang berorientasi kearifan lokal dan karakter akan melahirkan solusi yang tepat bagi permasalahan pembangunan bangsa. Kearifan lokal dapat ditelusuri dalam budaya Nusantara. Puncak-puncak budaya Nusantara (daerah) akan membentuk budaya Indonesia. Salah satu wujud budaya Nusantara dalah paririmbon (primbon). Penelitian ini secara komprehensif akan memaparkan nilai-nilai edukatif dalam paririmbon yang merupakan eksplorasi kearifan lokal sebagai landasan etnopedagogik. Dalam penelitian ini digunakan metode deskriptif. Data dikumpulkan dengan teknik studi pustaka dan wawancara. Data diolah dengan metode hermeneutik
melalui analisis unsur langsung. Penelitian ini menemukan bahwa Paririmbon Sunda mengandung aspek pengetahuan seperti penanggalan, pernasiban, perwatakan dan firasat, peristirwa alam, dan tanda-tanda. Nilai-nilai edukatif paririmbon (primbon) mengacu kepada nilai edu-matematik, edu-kosmologis, edu-semiotik, edu-geografis, dan edu-grafosemantik. Nilai kearifan lokal dalam Paririmbon mengacu kepada nilai cinta lingkungan, ketaatan, tatakrama, kepercayaan, dan pendidikan karakter (kritis, kreatif, dan produktif). Nilai kearifan lokal tersebut dapat dijadikan landasan etnopedagodik karena mengacu kepada nilai keteraturan (kedisiplinan), keingintahuan, dan visioner. Nilai etnopedagogik berada dalam konteks nasionalisme yang bertujuan membangun bangsa ketahanan budaya. Sementara, dasar ketahan budaya adalah kearifan lokal.
Kata kunci: paririmbon, kearifan lokal, etnpedagogik, nilai edukatif

Translate »