Sejarah

Fakultas Pendidikan Bahasa dan Sastra (FPBS) Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) berdiri pada tahun 1954. Berdirinya FPBS tidak terlepas dari perkembangan UPI yang ketika itu bernama Perguruan Tinggi Pendidikan Guru (PTPG) yang didirikan pada tanggal 20 Oktober 1954. Kemudian pada tahun   1957  PTPG  berubah  menjadi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) bersamaan dengan berdirinya UNPAD. FKIP ini menjadi salah satu fakultas utamanya. Pada awalnya FKIP membawahi satu jurusan yang mencakup beberapa seksi, yaitu Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Pendidikan Bahasa dan Sastra Sunda, Pendidikan Bahasa dan Sastra Inggris, serta Pendidikan Bahasa dan Sastra Jerman. Pada tahun 1961 seksi-seksi tersebut kemudian ditingkatkan statusnya menjadi jurusan-juruan sebagai dampak dari pembenahan organisasi.

Pada tahun 1963, FKIP dan Institut Pendidikan Guru (yang berada di bawah Departemen Pendidikan) digabungkan dengan Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan (IKIP), dan Fakultas Keguruan Sastra dan Seni (FKSS) secara de facto  merupakan salah satu fakultasnya. Namun, FKSS diakui secara resmi pada tahun 1964 melalui Intruksi Menteri Pendidikan Tinggi dan Ilmu Pengetahuan No. 128 tahun 1964 dengan membawahi beberapa jurusan dan seksi berikut.

  1. Jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia dengan Seksi Bahasa dan Sastra Indonesia dan Seksi Bahasa dan Sastra Sunda;
  2. Jurusan Pendidikan Bahasa Asing dengan Seksi Bahasa dan Sastra Inggris, Seksi Bahasa dan Sastra Jerman, Seksi Bahasa dan Sastra Arab;
  3. Jurusan Pendidikan Seni Rupa;
  4. Jurusan Pendidikan Seni Musik.

Sejalan dengan perkembangan zaman, pada tahun 1965 seksi-seksi yang ada di bawah Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia dan Jurusan Pendidikan Bahasa Asing diubah menjadi jurusan-jurusan yang  ditetapkan dengan Instruksi Menteri PTIP No. 5 tahun 1965 tentang Pelaksanaan Kurikulum IKIP Negeri. Pada tahun tersebut diresmikan pula berdirinya Jurusan Pendidikan Bahasa Jepang. Setelah itu, pada tahun 1975 didirikan pula Jurusan Pendidikan Bahasa Perancis dengan mengelola pendidikan tingkat akademi dan pada tahun 1979 mengelola pendidikan jenjang S1.

Dengan diberlakukannya Peraturan Pemerintah No. 5 tahun 1980 dan dikeluarkannya Keputusan Presiden RI No. 48 tahun 1982, Fakultas Keguruan Sastra dan Seni (FKSS) diubah menjadi Fakultas Pendidikan Bahasa dan Seni (FPBS) sebagaimana tertuang dalam Surat Keputusan Rektor IKIP Bandung No. 302/PT.25.R/E/1983 tanggal 24 Januari 1983. Fakultas ini mengelola Jurusan/Program Studi sebagai berikut:

  1. Jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia S1, D3, dan D2;
  2. Jurusan Pendidikan Bahasa Daerah S1 dan D2;
  3. Jurusan Pendidikan Bahasa Inggris S1, D3, dan D2;

4.  Jurusan Pendidikan Bahasa Asing, yang terdiri atas:

(a) Program Studi Pendidikan Bahasa Jerman S1;

(b) Program Studi Pendidikan Bahasa Arab S1;

(c) Program Studi Pendidikan Bahasa Jepang S1;

(d) Program Studi Pendidikan Bahasa Perancis S1;

5.  Jurusan Pendidikan Seni Rupa dan Kerajinan Ukir Kayu dan Keramik yang terdiri atas:

(a) Program Studi Pendidikan Seni Rupa S1, D3, dan D2;

(b) Program Studi Pendidikan Kerajinan Ukir Kayu dan Keramik D3/D2;

6.  Jurusan Pendidikan Seni Drama, Tari, dan Musik memiliki 2 program studi yaitu:

(a) Program Studi Pendidikan Seni Musik, D3, D2, dan D1;

(b) Program Studi Pendidikan Seni Tari D3, D2, dan D1.

Secara bertahap jenjang D3, D2, dan D1 akhirnya ditutup sehingga mulai tahun 1991 FPBS hanya mengelola jenjang S1.

Berubahnya IKIP Bandung menjadi UPI berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 124 Tahun 1999 berimplikasi terhadap perubahan lembaga FPBS terutama dalam menyongsong proses pengembangan dan perluasan peran (wider mandate) perguruan tinggi. Oleh sebab itu, pada tahun 1999 FPBS membuka Program Studi Nonkependidikan Bahasa dan Sastra Indonesia S1 serta Program Studi Nonkependidikan Bahasa Inggris S1 berdasarkan SK Dirjen Dikti   Nomor 283/Dikti/Kep/1999.

Di era perubahan PTN menjadi Badan Hukum Milik Negara (BHMN), pada tahun 2008 Program Studi Pendidikan Bahasa Jerman, Bahasa Arab, Bahasa Jepang, dan Bahasa Perancis yang menjadi bagian dari Jurusan Pendidikan Bahasa Asing dikembangkan menjadi jurusan yang mandiri sehingga namanya berubah menjadi Jurusan Pendidikan Bahasa Jerman (SK Rektor No.971/H40/KL/2008, tgl.22 Februari 2008), Jurusan Pendidikan Arab (SK Rektor No. 972/H40/KL/2008, tgl. 22 Februari 2008), Jurusan Pendidikan Bahasa Jepang (SK Rektor No.973/H40/KL/2008, tgl. 22 Februari 2008), dan Jurusan Pendidikan Bahasa Perancis (SK Rektor No.974/H40/KL/2008, tgl.22 Februari 2008). Selain jurusan Pendidikan Bahasa Asing, jurusan Pendidikan Sendratasik (Seni Drama, Tari, dan Musik) pun mengalami perubahan yang sama menjadi jurusan yang mandiri yaitu Jurusan Pendidikan Seni Tari (SK Rektor No.1325/H40/KL/2009, tgl.5 Maret 2009) dan Jurusan Pendidikan Seni Musik (SK Rektor No.1324/H40/KL/2009, tgl.5 Maret 2009).

Sampai dengan Desember 2014 FPBSeni UPI mengembangkan disiplin ilmu kependidikan dan pendidikan disiplin ilmu jenjang S1 yang berada di Departemen/Program Studi (10 jurusan dan 12 program studi) sebagai berikut.

1. Departemen Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia;

* Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia;

* Program Studi Bahasa dan Sastra Indonesia;

2. Departemen Pendidikan Bahasa Daerah/Program Studi Pendidikan Bahasa Sunda;

3. Departemen Pendidikan Bahasa Inggris;

* Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris;

* Program Studi Bahasa Inggris;

4. Departmen/Program Studi Pendidikan Bahasa Jerman;

5. Departmen/Program Studi Pendidikan Bahasa Arab;

6. Departmen/Program Studi Pendidikan Bahasa Jepang;

7. Departmen/Program Studi Pendidikan Bahasa Perancis;

8. Departmen/Program Studi Pendidikan Seni Rupa;

9. Departmen/Program Studi Pendidikan Seni Tari;

10. Departmen/Program Studi Pendidikan Seni Musik.

Sejalan dengan perkembangan institusi UPI dalam menciptakan Good University Governance, pada Desember 2014 Fakultas Pendidikan Bahasa dan Seni melahirkan fakultas baru yang merupakan embrio dari Prodi Pendidikan Seni (Tari, Musik, dan Rupa). Fakultas baru tersebut diberi nama Fakultas Pendidikan Seni dan Desian (FPSD). Berdasarkan Peraturan Rektor UPI No.7676/UN40/HK/2014 tgl. 22 Desember 2014, Fakultas Pendidikan Bahasa dan Seni diubah menjadi Fakultas Pendidikan Bahasa dan Sastra (tetap disingkat FPBS). Dengan demikian, jumlah Departemen/Prodi yang berada di bawah naungan FPBSastra menjadi sebagai berikut (7 Departemen, 10 Prodi).

1) Departemen Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia;

* Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia;

* Program Studi Bahasa dan Sastra Indonesia;

2) Departemen Pendidikan Bahasa Daerah/Program Studi Pendidikan Bahasa Sunda;

3) Departemen Pendidikan Bahasa Inggris;

* Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris;

* Program Studi Bahasa Inggris;

4) Departmen/Program Studi Pendidikan Bahasa Jerman;

5) Departmen/Program Studi Pendidikan Bahasa Arab;

6) Departmen/Program Studi Pendidikan Bahasa Jepang;

7) Departmen/Program Studi Pendidikan Bahasa Perancis.

Bersamaan dengan pemekaran FPBSeni menjadi FPBSastra dan Fakultas Pendidikan Seni dan Desain (FPSD), FPBSastra juga membuka program studi baru, yaitu:

8) Program Studi Pendidikan Bahasa Korea.

Meskipun sudah berubah nama, peran FPBSastra dalam mengimplementasikan Tri Dharma Pegruruan Tinggi serta dalam memodernisasi manajemen kelembagaan semakin meningkat pula. Meningkatnya peran tersebut tiada lain adalah untuk mewujudkan visi, misi, dan tujuan UPI serta mewujudkan visi, misi, dan tujuan  FPBS secara mandiri, yang arah kebijakannya dijabarkan dalam Rencana Strategis (Renstra).

Translate »