FPBS TERIMA SERTIFIKAT ISO 9001:2015

oleh Zaenul Efendi

Humas FPBS UPI

15 Februari 2018

Fakultas Pendidikan Bahasa dan Sastra (FPBS) Universitas Pendidikan Indonesia menerima sertifikat ISO 9001:2015, Jumat (9/2/2018) di ruang rapat pimpinan lantai 2 FPBS, Jl. Dr. Setiabudhi No. 229 Bandung. Sertifikat diserahkan oleh Sekretaris Satuan Penjaminan Mutu (SPM) Universitas Pendidikan Indonesia, Dr. Ratnaningsih Eko Sardjono, M.Si. kepada Dekan FPBS, Prof. Dr. Syihabuddin, M.Pd. dalam rapat persiapan akreditasi BAN-PT bagi Program Studi Pendidikan Bahasa Daerah dan Pendidikan Bahasa Korea, serta tindak lanjut proses akreditasi AUN QA bagi Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris. Dengan diterimanya sertifikat ISO versi terbaru ini, FPBS semakin mengukuhkan dirinya sebagai fakultas yang telah mendapatkan pengakuan dari pihak independen karena sudah memenuhi persyaratan penjaminan mutu berstandar internasional.

Pertemuan dengan Sekretaris SPM UPI ini sengaja dirancang oleh pimpinan fakultas untuk membantu program studi yang saat ini sedang dalam proses penyusunan borang akreditasi. Dalam kesempatan itu masing-masing Ketua Program Studi melaporkan persiapannya. Menanggapi laporan para  Ketua Program Studi, Sekretaris SPM menyarankan agar fakultas dan program studi mengoptimalkan peran Satuan Kendali Mutu (SKM) maupun Gugus Kendali Mutu (GKM) untuk mengelola dan memperbarui data borang secara berkesinambungan.

Dr. Ratna menjelaskan beberapa hal teknis namun penting diperhatikan oleh semua pihak. Sebagai contoh dalam menyusun borang baik program studi maupun fakultas harus menggunakan template borang yang diunduh dari laman https://sapto.banpt.or.id/. Selanjutnya beliau menambahkan sebelum program studi mengunggah borang dalam Sistem Akreditasi Perguruan Tinggi Online (SAPTO), borang terlebih dahulu harus diperiksa oleh pendamping asesor yang ditugaskan oleh SPM. Selain itu file lampiran harus dibuat dalam satu file pdf maksimal 25 megabyte. Kemudian jika ada kolom dalam tabel yang tidak diisi, sebaiknya dikosongkan saja, jangan diberi tanda strip (-).

Menutup pertemuan tersebut, Dekan FPBS menegaskan kembali agar setiap program studi membuat agenda kegiatan mulai proses persiapan sampai dengan file borang diunggah dalam SAPTO. Untuk menghindari ketidaksinkronan data antara fakultas dengan program studi, Dekan menyarankan untuk dilakukan proses sinkronisasi.  (Liris)

Berita lainnya…