Bandung, 15 September 2025 - Fakultas Pendidikan Bahasa dan Sastra (FPBS) Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) mengadakan acara sosialisasi kepakaran untuk calon guru besar di lingkungan FPBS UPI. Acara yang berlangsung pada hari Senin, 15 September 2025, pukul 13.00 WIB di Auditorium B Lantai 4 FPBS UPI ini menghadirkan Dr. Asep Sopian, S.Pd., M.Ag. dari Program Studi Pendidikan Bahasa Arab sebagai Calon Guru Besar.
Acara sosialisasi dimoderatori oleh Wakil Dekan Bidang Keuangan dan Sumber Daya Umum, Prof. Mohamad Zaka Al Farisi, M.Hum., dan dibuka oleh Dekan FPBS UPI, Wawan Gunawan, Ph.D., yang menyampaikan pentingnya pengembangan kepakaran dosen dalam mendukung kemajuan akademik fakultas. Sosialisasi kepakaran seperti ini disebut sebagai bagian dari upaya fakultas dalam mendukung pengembangan karier akademik dosen menuju jenjang guru besar, sekaligus memastikan bahwa inovasi pembelajaran yang dikembangkan dapat memberikan kontribusi nyata bagi pendidikan bahasa dan sastra di Indonesia.
Kegiatan ini juga dihadiri oleh sejumlah pejabat tinggi universitas dan fakultas, antara lain Ketua Dewan Guru Besar UPI, Prof. Dr. Dadang Sunendar, M.Hum., Wakil Dekan Bidang Akademik dan Penjaminan Mutu, Prof. Dr. Yulianeta, M.Pd., Wakil Dekan Kemahasiswaan dan Kemitraan, Yanty Wirza, M.A., Ph.D., Prof. Dr. Syihabuddin, M.Pd., para Kasi, dosen, dan mahasiswa di lingkungan FPBS.
Dalam presentasinya berjudul “الأسلوبية التربوية في تعلم اللغة العربية متعدد الثقافات” (Pedagogical Stylistics in Multicultural Arabic Language Learning), Dr. Asep Sopian, M.Ag. memaparkan bidang kepakarannya mengenai Pengajaran Stilistika Bahasa Arab. Beliau menjelaskan bahwa Pedagogical Stylistics merupakan penerapan analisis stilistika dalam pengajaran yang bertujuan untuk meningkatkan motivasi, pemahaman terhadap sastra dan bahasa, serta memperbaiki pemerolehan bahasa siswa. Pendekatan ini mengintegrasikan kajian linguistik dan sastra dengan pendekatan pedagogis melalui analisis gaya bahasa secara sistematis.
Beliau juga memperkenalkan metodologi 5 Level Analisis Stilistika (Mustawa Shauti, Sharfi, Nahwi, Dalali, dan Tashhawwuri) yang mencakup aktivitas pembelajaran seperti perbandingan perangkat stilistik, pertanyaan kritis, diskusi kelompok, elaborasi, analisis, penulisan kreatif, dan interpretasi gaya. Selain itu, ditekankan pula pentingnya dimensi multikultural dalam pendidikan bahasa Arab melalui content integration, knowledge construction process, prejudice reduction, equity pedagogy, dan empowering school culture & social structure.
Kehadiran para pimpinan fakultas dan universitas menunjukkan tingginya dukungan institusional terhadap pengembangan kepakaran dosen. Prof. Dr. Dadang Sunendar, M.Hum. memberikan apresiasi atas paparan Dr. Asep Sopian yang dinilai memberikan kontribusi signifikan pada pengembangan pengajaran stilistika bahasa Arab.
Acara yang diselenggarakan secara hibrid ini mendapatkan antusiasme tinggi dari peserta, baik luring maupun daring. Para dosen dan mahasiswa merespons positif pendekatan Pedagogical Stylistics, khususnya dalam konteks relevansinya terhadap kebutuhan pembelajaran bahasa Arab yang lebih kontekstual dan multikultural.
Dengan hadirnya inovasi Pedagogical Stylistics ini, pembelajaran bahasa Arab di Indonesia diharapkan dapat menjadi lebih kontekstual, inovatif, dan inklusif, serta mampu mengakomodasi keragaman budaya peserta didik tanpa meninggalkan nilai religius yang menjadi ciri khasnya.
Sosialisasi kepakaran ini merupakan salah satu langkah strategis FPBS UPI dalam memperkuat posisinya sebagai lembaga pendidikan tinggi yang unggul dalam pengembangan metodologi pembelajaran bahasa dan sastra yang inovatif dan berkelanjutan.