Penelitian Lapangan Mahasiswa Prodi Bahasa Sunda ke Kampung Adat Cireundeu

19 Desember 2025

Penelitian lapangan mahasiswa Pendidikan Bahasa Sunda di Kampung Adat Cireundeu
Penelitian lapangan mahasiswa Pendidikan Bahasa Sunda di Kampung Adat Cireundeu

Cimahi, Cireundeu, 19 Desember 2025 - Dalam rangka mendukung pembelajaran berbasis lapangan, mahasiswa angkatan 2023 Program Studi Pendidikan Bahasa Sunda (PBS), Fakultas Pendidikan Bahasa dan Sastra (FPBS), Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) melaksanakan kuliah lapangan di Kampung Adat Cireundeu, Kota Cimahi, pada Jumat (19/12/2025).

Kuliah Lapangan Mahasiswa Pendidikan Bahasa Sunda UPI 2023 Pemasrahan Sertifikat oleh para Dosen
Sumber: Kelompok 1

Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi mata kuliah Sosiolinguistik yang dibimbing oleh Prof. Dr. Hj. Nunuy Nurjanah, M.Pd. dan Temmy Widyastuti, S.Pd., M.Pd. Kuliah lapangan ini diarahkan untuk memperluas pemahaman mahasiswa mengenai dinamika bahasa dan sosial-budaya masyarakat adat, khususnya yang berkaitan dengan sejarah Kampung Adat Cireundeu serta mata pencaharian masyarakatnya. Pelaksanaan kegiatan difokuskan pada diskusi interaktif antara mahasiswa dan masyarakat setempat. Melalui ruang dialog tersebut, mahasiswa memperoleh kesempatan untuk menggali secara langsung nilai-nilai adat, kearifan lokal, serta pandangan hidup masyarakat Cireundeu yang masih terpelihara hingga kini. Pendekatan ini memungkinkan mahasiswa memahami hubungan erat antara bahasa juga budaya dalam konteks kehidupan masyarakat adat.

Pemasrahan Sertifikat oleh para Dosen Sesi diskusi interaktif kelompok 1
Sumber: Asti Fadhilah Sholehah

Kampung Adat Cireundeu merupakan wilayah yang hingga kini masih konsisten menjaga nilai-nilai tradisi karuhun. Hasil dari penelitian ini selain laporan perjalanan juga pembuatan artikel PKM yang akan diikutsertakan dalam lomba karya ilmiah mahasiswa di tingkat Nasional.

Gerbang Kampung Adat Cireundeu Gerbang Kampung Adat Cireundeu
Sumber: Ela Nurlaela

Ada hal-hal menarik dari Kampung Cireundeu, salah satunya mengenai konsep pancawaluya yang dikenal di Jawa Barat, sementara di kampung adat Cireundeu dikenal konsep pancaniti yang menjadi landasan utama masyarakat Cireundeu dalam menjaga kemandirian pangan. Kemandirian pangan yang dimaksud dengan mengkonsumsi Rasi (sangueun) atau beras singkong menjadi salahsatu makanan pokok dari masyarakat adat Cireundeu. Berkaitan dengan mata kuliah Sosiolinguistik terdapat ragam bahasa yang disesuaikan dengan situasi lingkungan digunakannya bahasa tersebut, ketika upacara-upacara ritual dilaksanakan ragam bahasa yang digunakan adalah ragam formal yang penuh dengan istilah budaya, begitupun bahasa Sunda yang digunakan sehari-hari merupakan bahasa Sunda loma dan santun. Hal tersebut menggambarkan identitas masyarakat adat Kampung Cireundeu yang ramah dan mudah dekat terhadap pendatang.

Kontributor: Windiana Nurhalisa dan Muhammad Aditya Ilyasa Sumber: Informasi Kelompok 1