Bandung, 15 September 2025 – Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) kembali menunjukkan kiprah akademiknya di kancah internasional melalui kegiatan visiting professor oleh Prof. Nuria Haristiani, M.Ed., Ph.D., Guru Besar UPI sekaligus Ketua Prodi Integrasi S1–S2 Pendidikan Bahasa Jepang FPBS UPI. Pada tanggal tersebut, beliau menjadi pemateri dalam Kuliah Umum Internasional bertajuk “Modern Education: Artificial Intelligence and Research Trend” yang diselenggarakan di Chirchiq, Uzbekistan.
Dalam kesempatan tersebut, Prof. Nuria membawakan presentasi berjudul “Gengobot: Innovation in Language Education” yang menyoroti peran kecerdasan buatan (AI) dalam memperkuat efektivitas pembelajaran bahasa. Kehadirannya mencerminkan komitmen UPI dan Prodi PBJ FPBS UPI dalam mendorong inovasi pendidikan, sekaligus memperluas jejaring internasional di bidang riset dan pengembangan teknologi pendidikan. Kontribusi ini mendapat apresiasi dari Tashkent Institute of Irrigation and Agricultural Mechanization Engineers (TIIAME) – National Research University, Tashkent, yang menilai gagasan tersebut berdampak signifikan bagi masa depan pendidikan berbasis teknologi.
Kegiatan ini selaras dengan program UPI Berdampak serta mendukung pencapaian SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) dan SDG 9 (Inovasi dan Infrastruktur). Melalui kegiatan visiting professor ini, UPI menegaskan perannya dalam memperluas jejaring akademik global, meningkatkan kualitas riset, serta menghadirkan solusi inovatif bagi tantangan pendidikan abad ke-21.
Acara kuliah umum dihadiri oleh Rektor Chirchiq State Pedagogical University (CSPU) G.I. Mukhamedov dan para Wakil Rektor, Rektor Institute of Social and Political Sciences (ISFI) Kudrat Bobokhujaev, serta Rektor dan para Wakil Rektor dari TIIAME–National Research University bersama para akademisi Asia Tengah. Dalam kesempatan tersebut, UPI merekomendasikan penguatan riset kolaboratif, pengembangan platform pembelajaran berbasis AI, serta perluasan kemitraan internasional sebagai strategi keberlanjutan.
Selain memberikan kuliah umum, Prof. Nuria juga berkesempatan berkunjung ke Management Development Institute of Singapore (MDIS) yang ada di Tashkent dan Uzbekistan State World Language University di lokasi yang sama. Kegiatan ini kembali menegaskan dukungan UPI pada program UPI Berdampak, baik menuju Pendidikan Berkualitas (SDG 4) maupun Inovasi dalam Infrastruktur (SDG 9).
Melalui kiprah ini, UPI meneguhkan diri sebagai institusi pendidikan tinggi yang berkomitmen menghadirkan inovasi, berdampak global, serta mendukung tercapainya tujuan pembangunan berkelanjutan melalui pendidikan.