Talenta Muda Mahasiswa Sunda Tampil Memukau di Opera Angklung Kabumi

12 Februari 2026

Talenta Muda Mahasiswa Sunda Tampil Memukau di Opera Angklung Kabumi
Talenta Muda Mahasiswa Sunda Tampil Memukau di Opera Angklung Kabumi

Bandung, WPs. - Empat mahasiswa Prodi Sunda S1 dan S2 FPBS yang tergabung dalam UKM Kabumi, sukses tampil dalam opera angklung “Lalayang Salaka Domas”. Digelar di Teater Dago Tea House, Bandung, Kamis (12/02/2026), sebagai bagian dari upaya pengembangan pengalaman seni sekaligus pelestarian budaya Sunda.

“Alhamdulillah, saya, khususnya dari prodi pendidikan bahasa Sunda, kang ade anang, kang gugun, yuke dan yang lainnya dibawa ke acara opera ini sebagai salah satu pengalaman yang terbilang baru bagi saya. Bisa juga untuk meningkatkan pengalaman yang bagus” Ujar Sipa Saripudin, salah satu mahasiswa Sunda. Tak hanya empat mahasiswa Sunda, ada pun alumni yang berasal dari Prodi Sunda. Berikut daftar nama mahasiswa dan alumni tersebut.

• Ade Anang Iswara Haryanto angkatan 2022 (Mahasiswa S1) • Yuke Maurizka angkatan 2025 (Mahasiswa S1) • Sipa Saripudin angkatan 2025 (Mahasiswa S1) • Gunara Fahrizal angkatan 2020 (Mahasiswa S2) • Hildam Gema Amanda Firdaus angkatan 2020 • Diki angkatan 2011

Keterlibatan mahasiswa dalam pagelaran opera angklung, selaras dengan SDG 4 (Pendidikan Berkualitas). Melalui pengembangan kompetensi seni serta SDG 11 (Kota dan Komunitas Berkelanjutan) lewat pelestarian budaya lokal dan peningkatan apresiasi terhadap kesenian Sunda.

Tema “Mundinglaya Dikusumah” yang diusung dalam opera angklung tersebut berhasil disajikan dengan apik oleh UKM Kabumi. Kolaborasi instrumen musik tradisional seperti angklung, gamelan, dan suling, dipadukan dengan alat musik modern seperti gitar, drum, dan bass, serta dibalut musikalisasi drama, mampu memukau para penonton. “Sangat seru, banyak sekali hal yang ditampilkan. Para pemeran dan tim lainnya sangat keren. Saat menonton pun tidak hanya terasa menghibur, tetapi juga menumbuhkan rasa bangga terhadap budaya Nusantara yang ditampilkan,” ujar Widiyawati, salah seorang penonton opera angklung.

Kegiatan ini turut mencerminkan komitmen mahasiswa FPBS UPI dalam mendukung Zona Integritas, melalui praktik berkesenian yang profesional dan berintegritas. Semangat Leading and Outstanding tampak dari kualitas penampilan mahasiswa yang tidak hanya berprestasi, tetapi juga berkontribusi nyata dalam pelestarian budaya Sunda.

Terlepas dari antusiasme penonton, para pemain juga turut mengungkapkan rasa bangganya. “Seru sebenarnya, meski latihan hanya dua bulan di tengah banyaknya kesibukan. Buat anak-anak Sunda, ayo lebih banyak lagi ikut open recruitment di Kabumi,” ujar Ade Anang, mahasiswa Sunda angkatan 2022. Sementara itu, Yuke, mahasiswa Sunda angkatan 2025, menuturkan, “Bangga kepada diri sendiri karena ini pengalaman pertama mengikuti opera.” (Haidar Ali Dzulfikar, Dian Hendrayana)