BANDUNG, FPBS UPI – Komitmen Fakultas Pendidikan Bahasa dan Sastra Universitas Pendidikan Indonesia (FPBS UPI) dalam membina jiwa kepemimpinan mahasiswa terus diwujudkan melalui kegiatan organisasi kemahasiswaan. Salah satu agenda strategis yang mendukung hal tersebut adalah pelantikan pengurus baru Keluarga Mahasiswa (KEMA) FPBS yang dilaksanakan secara rutin setiap tahunnya.
Pada tahun ini, pelantikan pengurus KEMA FPBS periode 2025/2026 diselenggarakan pada Jumat, 4 Juli 2025, bertempat di Auditorium B lantai 4 FPBS UPI. Kegiatan ini dihadiri oleh Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Kemitraan, Ibu Yanty Wirza, M.Pd., M.A., Ph.D., dosen pembina kemahasiswaan KEMA FPBS, para ketua program studi, pimpinan Unit Kegiatan Mahasiswa Fakultas (UKMF), para ketua himpunan jurusan, serta perwakilan organisasi kemahasiswaan di lingkungan UPI.
Rangkaian acara dimulai dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, Hymne UPI, dan Mars KEMA FPBS yang dinyanyikan bersama secara khidmat. Acara dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Zaki Abdurrahman Syauqii, kemudian sambutan disampaikan oleh Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Kemitraan, Ibu Yanty Wirza, M.Pd., M.A., Ph.D.
Prosesi pelantikan dilanjutkan dengan pembacaan Surat Keputusan Ketua Umum KEMA FPBS UPI Nomor: 001/A-SK/KEMA.FPBS/VII/2025 oleh Legio Rivahel Bonatua Sitanggang selaku Ketua Umum terpilih. Setelah itu, dilakukan pembacaan naskah pelantikan dan pengucapan janji jabatan oleh seluruh pengurus baru.
Simbolisasi pelantikan ditandai dengan penyematan selempang jabatan kepada Ketua Umum, Sekretaris Umum, dan Bendahara Umum oleh Ibu Yanty Wirza. Selanjutnya, Ketua Umum KEMA FPBS melanjutkan prosesi penyematan kepada para ketua bidang dan sub-bidang yang akan bertugas sepanjang periode kepengurusan 2025/2026.
Sebagai penutup rangkaian kegiatan, Legio Rivahel Bonatua Sitanggang selaku Ketua Umum KEMA FPBS memperkenalkan nama kabinet KEMA FPBS periode 2025/2026, yakni “Nala Cita”. Dalam bahasa Sanskerta, Nala berarti api, semangat, dan nyala, sementara Cita mengandung arti gagasan, pemikiran, dan cita-cita. Nama ini dimaknai sebagai “semangat yang tumbuh dari berbagai arah, berpadu dalam satu wadah, dan terus bergerak secara kolektif.” Filosofi tersebut merepresentasikan semangat kolaboratif dan arah gerak organisasi selama satu periode kepengurusan. Selain itu, desain visual resmi kabinet juga diperkenalkan kepada seluruh peserta yang hadir sebagai simbol semangat baru dan penyegaran identitas kelembagaan.
(Humas Kema FPBS)