Bandung, 6 Agustus 2025 – Fakultas Pendidikan Bahasa dan Sastra (FPBS) Universitas Pendidikan Indonesia menggelar Pelatihan Dosen Muda dengan menghadirkan Dr. Ju Seong Lee dari The Education University of Hong Kong sebagai narasumber utama. Kegiatan berlangsung di Ruang Promosi Doktor FPBS UPI.
Acara ini dibuka sekaligus dimoderatori oleh Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan FPBS, Yanty Wirza, M.Pd., M.A., Ph.D., yang menyampaikan pentingnya penguatan kapasitas publikasi ilmiah bagi dosen-dosen muda, terutama untuk meningkatkan daya saing di tingkat internasional.
Dalam sesi pelatihan bertajuk Publishing with Impact: Navigating High-Quality Journals in the AI Era, Dr. Lee memaparkan langkah-langkah strategis menulis dan menerbitkan artikel ilmiah di jurnal bereputasi. Materi mencakup:
- Penggunaan format IMRaD (Introduction, Methods, Results, Discussion) untuk memperkuat struktur artikel.
- Teknik menemukan research gap dan menyusunnya dalam latar belakang penelitian.
- Pemilihan desain penelitian yang tepat (eksperimental, quasi-eksperimental, dan non-eksperimental).
- Strategi meningkatkan validitas penelitian melalui triangulasi data dan metode.
- Kesalahan umum yang membuat naskah ditolak editor jurnal internasional.
- Integrasi research impact agar hasil penelitian berdampak pada kebijakan, pendidikan, dan masyarakat luas.
Dr. Lee juga menekankan bahwa publikasi di era AI menuntut peneliti untuk menghasilkan pengetahuan yang tidak hanya baru secara teoretis, tetapi juga relevan bagi kehidupan masyarakat. Pendekatan ini selaras dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya:
- SDG 4: Pendidikan Berkualitas, melalui peningkatan kapasitas dosen untuk menghasilkan penelitian berkualitas.
- SDG 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur, dengan mendorong inovasi metode penelitian dan pemanfaatan teknologi AI.
- SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan, lewat kolaborasi internasional antara UPI dan The Education University of Hong Kong.
Pelatihan ini diharapkan menjadi bekal bagi dosen-dosen muda FPBS UPI untuk lebih percaya diri menembus publikasi ilmiah bereputasi, sehingga kontribusi akademik mereka dapat memberi dampak nyata bagi masyarakat dan pembangunan berkelanjutan. (Teja Mustika)