Krapyak, 14 Agustus 2025 - Pondok Pesantren Al-Munawwir Krapyak mencatatkan terobosan baru dengan membekali santri kemampuan menguasai teknologi Artificial Intelligence (AI). Melalui Pengabdian kepada Masyarakat yang digelar Program Studi Bahasa dan Sastra Indonesia Fakultas Pendidikan Bahasa dan Sastra, para santri ekstrakurikuler Media Al-Munawwir berhasil memperkenalkan lima platform digital berbasis AI.
Kerjasama Strategis Akademik–Pesantren
Pelatihan “Konten Digital Berbasis AI” diselenggarakan secara hybrid dengan pemateri Dr. Kholid Abdullah Harras, M.Pd. dan Dr. Jatmika Nurhadi, S.S., M.Hum.
Acara berlangsung khidmat dimulai dengan registrasi, pembacaan Al-Quran, doa bersama, laporan Dr. Sri Wiyanti, S.S., M.Hum. selaku ketua pelaksana Pengabdian kepada Masyarakat, sambutan perwakilan Pondok Pesantren Al-Munawwir, penandatanganan MoU kemitraan, penyerahan cenderamata, hingga sesi pematerian.
“Para santri memiliki potensi besar untuk mengembangkan konten digital yang kreatif sekaligus tetap sejalan dengan nilai-nilai Islami,” ujar Jatmika Nurhadi, S.S., M.Hum. selaku pemateri.
Menguasai Lima Platform AI Terkini
Santri mempelajari lima platform AI: Canva untuk desain grafis, ChatGPT/DeepSeek untuk penulisan kreatif, VEO untuk video, Prosa AI untuk narasi, dan Suno untuk musik. Luaran dari kegiatan ini yaitu terciptanya karya dari santri dalam berbagai bentuk melalui media-media tersebut. Pada praktiknya, peserta terlihat sangat antusias dalam mempelajari pembuatan konten digital.
Hasil Praktik: Sampel Lagu AI untuk Pesantren
Pencapaian menarik dari pelatihan ini adalah tercipta sampel lagu berbasis AI yang dapat digunakan sebagai referensi identitas musikal Pondok Pesantren Al-Munawwir. Karya ini memadukan inovasi digital dengan spiritualitas pesantren.
“Ini pertama kalinya santri mempraktikkan pembuatan musik menggunakan AI. Hasilnya menakjubkan dan sarat nilai keislaman,” kata pengurus pesantren.
Ragam Karya Digital Islami
Selain lagu AI, santri menghasilkan tulisan kreatif berkearifan lokal, konten visual media sosial pesantren, produk multimedia dakwah, dan template desain publikasi pesantren.
Mencetak Santri Digital Berkarakter
Pengabdian ini mempersiapkan generasi santri melek teknologi tanpa kehilangan identitas spiritual. Para santri kini siap mengembangkan konten digital berkualitas untuk memperkuat dakwah pesantren di era digital.
“Kami berharap santri terus mengembangkan kemampuan ini dan menjadi pionir integrasi teknologi AI dengan nilai-nilai pesantren,” tutup Jatmika Nurhadi, S.S., M.Hum.
Pondok Pesantren Al-Munawwir Krapyak membuktikan komitmen berinovasi sambil menjaga tradisi. Para santri kini menjadi generasi digital yang berpegang teguh pada nilai luhur agama dan budaya.
(Penulis: Istiqomah Putri Lushinta, S.Pd., M.Pd.)