Mahasiswa UPI Terpilih dalam Sayembara Cerita Anak Dwibahasa 2025

17 September 2025

Mahasiswa UPI Terpilih dalam Sayembara Cerita Anak Dwibahasa 2025
Mahasiswa UPI Terpilih dalam Sayembara Cerita Anak Dwibahasa 2025

Bandung, 17 September 2025 – Prestasi membanggakan kembali diraih oleh mahasiswa Universitas Pendidikan Indonesia (UPI). Andrian, mahasiswa Program Studi Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Pendidikan Bahasa dan Sastra, UPI Angkatan 2022 (peminatan Linguistik), berhasil terpilih sebagai salah satu dari 100 penulis dalam Sayembara Penulisan Buku Cerita Anak Dwibahasa (Sunda–Indonesia) Tahun 2025 yang diselenggarakan oleh Balai Bahasa Provinsi Jawa Barat.

Sayembara ini bertujuan untuk menghasilkan karya sastra anak yang berkualitas, mendukung literasi sekolah, serta memperkuat pembelajaran berbasis STEAM (Science, Technology, Engineering, Arts, and Mathematics). Karya Andrian yang berjudul “Sains di Sekitar Kita” menghadirkan kisah seorang anak yang belajar sains melalui teka-teki silang bertema antariksa. Pesan penting dari cerita ini ialah bahwa hal-hal sederhana dan tak terduga dapat menjadi bagian penting dalam perjalanan meraih mimpi.

Sebagai bagian dari rangkaian sayembara, para penulis terpilih diundang untuk mengikuti Lokakarya Penulisan Buku Cerita Anak Dwibahasa (Sunda–Indonesia) Tahun 2025. Kegiatan ini berlangsung pada Rabu, 17 September 2025, pukul 07.30–17.30 WIB di Aula Rempug Jukung, Lantai 4, BBGTK Jawa Barat, Jalan Diponegoro No. 12, Bandung. Acara dibuka oleh Kepala Balai Bahasa Provinsi Jawa Barat, Dr. Herawati, S.S., M.A., bersama Ketua Tim Kerja Penerjemahan.

Agenda lokakarya mencakup penyerahan hadiah, evaluasi penulisan cerita anak dwibahasa oleh dua narasumber, serta diskusi intensif antara tim narasumber dan peserta. Peserta diwajibkan membawa laptop, dengan fasilitas berupa konsumsi dan seminar kit yang disediakan panitia. Dalam undangannya, Balai Bahasa Provinsi Jawa Barat juga menegaskan komitmennya untuk tidak menerima gratifikasi dalam bentuk apa pun selama kegiatan berlangsung.

Partisipasi Andrian dalam ajang bergengsi ini tidak hanya menjadi pencapaian pribadi, tetapi juga memberikan kontribusi positif bagi nama baik UPI, khususnya dalam pengembangan karya sastra anak berbasis dwibahasa. Prestasi ini diharapkan menjadi inspirasi bagi mahasiswa lain untuk terus berkarya, berinovasi, dan berkontribusi bagi kemajuan literasi bangsa.

Karya sastra anak yang berkualitas dan mendukung literasi sekolah berkontribusi langsung terhadap peningkatan kualitas pendidikan (SDG 4) dan pembelajaran literasi sejak dini. Selain itu, kegiatan seperti sayembara ini melibatkan berbagai pihak, termasuk Balai Bahasa dan komunitas sastra, yang mendukung kolaborasi dan kemitraan (SDG 17) dalam pengembangan konten pendidikan dan sastra anak.

Prestasi ini bukan hanya membanggakan dari segi akademik dan sastra, tetapi juga memperkuat nilai-nilai literasi, inovasi, dan inklusi pendidikan yang sejalan dengan tujuan SDGs untuk menciptakan pendidikan yang merata, berkualitas, dan mampu mendukung pembangunan berkelanjutan.

#SayembaraCeritaAnak #Dwibahasa #BalaiBahasaJabar #Literasi #STEAM #UPI #MahasiswaBerprestasi