Bandung, 24 Juli 2025 – Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) kembali memperkuat eksistensinya dalam pengembangan sumber daya linguistik digital berbasis riset. Melalui skema Penelitian Fundamental Reguler 2025 dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, tim peneliti UPI menyelenggarakan kegiatan bertajuk Diskusi Terpumpun Penyusunan Kamus Pelafalan Leksikon Bahasa Indonesia yang Memiliki Fonem /e/ dan /ə/ Berbasis Korpus untuk Pemelajar BIPA. Kegiatan yang dilaksanakan pada Kamis, 24 Juli 2025 bertempat di Ruang Smart Class, Gedung Center of Excellence, Lantai 4 UPI Bandung ini merupakan bagian dari tahapan riset untuk menyusun kamus pelafalan digital interaktif berbasis korpus.
Kamus tersebut didesain secara khusus untuk menjawab tantangan fonetik yang dihadapi oleh pemelajar Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA), terutama dalam membedakan pelafalan fonem /e/ dan /ə/ yang kerap tertukar dalam praktik komunikasi lisan.
Kolaborasi Peneliti dan Mahasiswa dalam Leksikografi Digital
Diskusi terpumpun ini tidak hanya dihadiri oleh tim peneliti dari Prodi Bahasa dan Sastra Indonesia serta Pendidikan BIPA FPBS UPI, tetapi juga secara aktif melibatkan 25 mahasiswa yang telah menyelesaikan mata kuliah Leksikografi pada semester genap 2024/2025. Mahasiswa terlibat dalam proses penyusunan mikrostruktur kamus, mulai dari klasifikasi lema, input data dalam Lexique Pro, hingga penyesuaian format pelafalan dengan transkripsi fonetik dan audio pelafalan yang akan diintegrasikan dalam versi digital.
“Kegiatan ini menjadi ruang yang sangat strategis untuk mengintegrasikan riset dan pengajaran. Mahasiswa tidak hanya memahami teori leksikografi, tetapi langsung menerapkannya dalam pengembangan kamus digital berbasis korpus untuk pemelajar asing,” ujar Dr. Sri Wiyanti, M.Hum., ketua tim peneliti.
Tentang Proyek Kamus Pelafalan /e/ dan /ə/
Proyek ini dilatarbelakangi oleh permasalahan fonologis yang umum dialami oleh pemelajar BIPA, terutama pada pelafalan dua fonem yang sangat mirip secara akustik namun berbeda secara fonemik. Kamus yang sedang disusun akan menampilkan lema bahasa Indonesia yang mengandung kedua fonem tersebut, lengkap dengan transkripsi fonetik IPA, audio pelafalan, dan visualisasi warna untuk membedakan: fonem /e/ diberi warna merah, dan fonem /ə/ dengan biru dongker.
Data yang digunakan bersumber dari korpus digital CQPweb, sehingga kontennya bersifat autentik dan berbasis bukti linguistik aktual. Kamus ini akan dikembangkan menggunakan perangkat lunak Lexique Pro, yang memungkinkan penyusunan entri multimodal secara efektif.
Tujuan dan Luaran Riset
Penelitian ini menargetkan empat luaran utama, yaitu:
- Kamus pelafalan digital berbasis korpus untuk pembelajar BIPA
- Publikasi ilmiah di jurnal internasional bereputasi (Catalan Journal of Linguistics, Scopus Q1)
- Penerapan hasil riset di lembaga pengajaran BIPA, baik di dalam maupun luar negeri
- Penguatan kompetensi fonetik mahasiswa, khususnya dalam praktik pelafalan berbasis data fonologis
Tim Peneliti
- Dr. Sri Wiyanti, S.S., M.Hum. (Ketua)
- Dr. Ida Widia, M.Pd. (Anggota)
- Dr. Jatmika Nurhadi, S.S., M.Hum. (Anggota)
- Istiqomah Putri Lushinta, M.Pd. (Anggota)
- Saila Hayatun Nufus, S.S. (Anggota)
- Inry Ayu Fathmawati (Anggota)
- Alena Diva Putri Mustafa (Anggota)
- Intan Rismayanti (Anggota)
Program Studi Bahasa dan Sastra Indonesia
Fakultas Pendidikan Bahasa dan Sastra
Universitas Pendidikan Indonesia
Email: [email protected]