Bandung, 18 Desember 2025 – Dalam upaya memperkuat kolaborasi akademik dan meningkatkan kualitas pendidikan tinggi, Prodi Sastra Indonesia Universitas Sanata Dharma (USD) Yogyakarta menggelar kegiatan studi banding ke Prodi Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung pada Kamis, 18 Desember 2024. Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk berbagi praktik terbaik dalam pengelolaan program studi dan membuka peluang kerja sama strategis antara kedua institusi pendidikan terkemuka di Indonesia.
Acara yang berlangsung di kampus UPI Bandung ini dibuka dengan hangat oleh dua pembawa acara, Nevia Aufa Ramadiani dan Panji Septa Primayksa, yang berhasil menciptakan suasana akrab sejak awal kegiatan. Kehadiran rombongan dari Yogyakarta disambut dengan antusias oleh civitas akademika Prodi Bahasa dan Sastra Indonesia UPI.
Harapan Kolaborasi Penuh Sinergitas
Ketua Prodi Bahasa dan Sastra Indonesia UPI, Dr. Sri Wiyanti, M.Hum., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi tinggi atas inisiatif studi banding ini. Beliau menekankan pentingnya kolaborasi antarperguruan tinggi dalam menghadapi tantangan pendidikan di era modern.
“Semoga kita kedepannya dapat berkolaborasi dengan penuh sinergitas,” ujar Dr. Sri Wiyanti dengan penuh semangat. Beliau juga menyatakan kesiapan Prodi Bahasa dan Sastra Indonesia UPI untuk berbagi pengalaman dan belajar bersama dengan Universitas Sanata Dharma.
Kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari Prof. Dr. Yulianeta, M.Pd., salah satu guru besar di lingkungan Prodi Bahasa dan Sastra Indonesia UPI. Kehadiran beliau menunjukkan komitmen kuat UPI dalam membangun jejaring akademik yang berkualitas dengan institusi pendidikan lain di Indonesia.
Dari pihak Universitas Sanata Dharma, Susilawati Endah Peni Adji, S.S., M.Hum., selaku perwakilan dosen yang hadir dalam kegiatan ini, menyampaikan bahwa kunjungan ini sesuai dengan harapan awal. “Kami menganggap pertemuan ini sebagai studi banding yang sangat berharga dan kesempatan untuk sharing dalam berbagai hal,” ungkap beliau.
Diskusi Mendalam Kebijakan Kurikulum
Salah satu agenda utama dalam kegiatan studi banding ini adalah forum grup diskusi dosen yang membahas secara mendalam tentang kebijakan kurikulum yang diterapkan di masing-masing kampus. Diskusi ini menjadi sesi paling dinanti karena memungkinkan kedua belah pihak untuk saling belajar tentang pendekatan dan strategi dalam pengembangan kurikulum program studi.
Forum diskusi menghadirkan narasumber kompeten dari kedua universitas. Dari Universitas Sanata Dharma hadir Ibu Susilawati Endah Peni Adji, S.S., M.Hum. dan Bapak Fransiskus Xavierius Sinungharjo, S.S., M.A. yang membagikan pengalaman implementasi kurikulum di kampus mereka.
Sementara dari UPI diwakili oleh Prof. Dr. Yulianeta, M.Pd. dan Dr. Sri Wiyanti, M.Hum. yang menjelaskan dinamika pengelolaan kurikulum di lingkungan UPI.
Dalam diskusi tersebut, berbagai topik strategis dibahas, mulai dari penyesuaian kurikulum dengan kebutuhan industri dan perkembangan zaman, metode pembelajaran inovatif, hingga strategi peningkatan kualitas lulusan. Para dosen dari kedua institusi berbagi insight berharga mengenai tantangan yang dihadapi serta solusi kreatif yang telah diterapkan di kampus masing-masing.
Dialog Mahasiswa: Berbagi Perspektif Generasi Muda
Tidak hanya melibatkan dosen, kegiatan studi banding ini juga memberikan ruang bagi mahasiswa untuk berdialog dan bertukar pikiran. Sesi diskusi mahasiswa ini menjadi salah satu highlight kegiatan karena memberikan perspektif langsung dari para pembelajar tentang pengalaman akademik mereka.
Tiga mahasiswa semester 7 dari UPI, yaitu Diah, Aliefia, dan Efsya, berbagi pengalaman mengenai perjalanan akademik mereka, tantangan yang dihadapi, serta pencapaian yang telah diraih selama menempuh pendidikan. Mereka juga menceritakan berbagai kegiatan kemahasiswaan dan peluang pengembangan diri yang tersedia di UPI.
Dari sisi Universitas Sanata Dharma, hadir dua mahasiswa semester 5, Ganda dan Helena, yang antusias mendengarkan dan berbagi pengalaman mereka. Dialog ini menciptakan atmosfer saling belajar yang dinamis, di mana mahasiswa dari kedua kampus dapat memahami perbedaan dan persamaan pengalaman mereka, serta membuka peluang untuk kolaborasi di tingkat mahasiswa di masa mendatang.
Diskusi mahasiswa membahas berbagai topik menarik, mulai dari metode pembelajaran di kelas, pemanfaatan teknologi dalam proses belajar, hingga pengalaman magang dan penelitian. Para mahasiswa juga saling bertukar informasi mengenai organisasi kemahasiswaan, event akademik, dan kesempatan pengembangan soft skills yang tersedia di kampus masing-masing.
Kegiatan studi banding yang berlangsung setengah hari ini ditutup dengan sesi foto bersama yang berlangsung dalam suasana sangat hangat dan penuh kekeluargaan. Foto bersama yang diambil di hadapan layar monitor bertuliskan “STUDI BANDING” menjadi dokumentasi berharga yang menandai komitmen kedua institusi untuk terus menjalin kerja sama di masa mendatang.
Para peserta dari Universitas Sanata Dharma menyampaikan terima kasih atas sambutan hangat dan kesediaan berbagi ilmu dari civitas akademika UPI. Sementara itu, pihak UPI menyatakan bahwa pintu kerja sama selalu terbuka dan siap untuk melanjutkan diskusi untuk mewujudkan program kolaborasi yang saling menguntungkan.
Dengan berakhirnya kegiatan studi banding ini, harapan untuk terciptanya sinergitas yang kuat antara Prodi Sastra Indonesia USD dan Prodi Bahasa dan Sastra Indonesia UPI semakin nyata. Kedua institusi sepakat untuk terus berkomunikasi dan merancang program kerja sama yang dapat meningkatkan kualitas pendidikan sastra Indonesia di tanah air.