Perkuat Kerja Sama Bilateral, Prodi Pendidikan Bahasa Korea UPI Sambut Kunjungan Kuasa Usaha Sementara Kedutaan Besar Republik Korea

16 Juni 2025

Kuasa Usaha Sementara Kedutaan Korea disambut oleh Prodi Pendidikan Bahasa Korea UPI
Kuasa Usaha Sementara Kedutaan Korea disambut oleh Prodi Pendidikan Bahasa Korea UPI

Bandung, 16 Juni 2025 - Program Studi Pendidikan Bahasa Korea, Fakultas Pendidikan Bahasa dan Sastra (FPBS), Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) menerima kunjungan kehormatan dari Kuasa Usaha Sementara Kedutaan Besar Republik Korea, Park Soo-deok, pada Senin, 16 Juni 2025.

Kunjungan ini dilaksanakan dalam rangka menghadiri pelantikan Rektor UPI periode 2025–2030, Prof. Dr. H. Didi Sukyadi, M.A., serta untuk mempererat hubungan kerja sama antara Kedutaan Besar Republik Korea dan UPI, khususnya di lingkungan Program Studi Pendidikan Bahasa Korea.

Kedatangan Park Soo-deok disambut hangat oleh para dosen dan mahasiswa, dalam suasana penuh keakraban dan semangat kolaboratif. Pertemuan ini menjadi momen penting dalam membangun kepercayaan dan memperkuat sinergi antara institusi pendidikan Indonesia dan Korea Selatan, khususnya dalam bidang pendidikan bahasa dan pertukaran budaya.

Melalui kunjungan ini, diharapkan terbuka lebih banyak peluang kerja sama antara UPI dan berbagai institusi pendidikan di Korea Selatan, termasuk program pertukaran pelajar, beasiswa, dan pelatihan dosen. Langkah ini tidak hanya memperkuat kualitas pendidikan di bidang bahasa Korea, tetapi juga meningkatkan kesiapan mahasiswa dalam menghadapi tantangan global melalui eksposur internasional.

Lebih jauh, inisiatif ini mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), terutama SDG 4: Pendidikan Berkualitas yang mendorong penguatan kapasitas akademik melalui kemitraan global, dan SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan, yang menekankan pentingnya kolaborasi antarnegara dalam bidang pendidikan dan kebudayaan.

Kegiatan ini menunjukkan komitmen bersama untuk memajukan pendidikan bahasa Korea di Indonesia, serta memperkuat jembatan diplomasi budaya antara dua negara sahabat, Indonesia dan Korea Selatan.

(Jayanti Megasari)