Bandung, 7 September 2026 — Program Studi Pendidikan Bahasa Arab, Fakultas Pendidikan Bahasa dan Sastra (FPBS) Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) menggelar kegiatan Visiting Lecturer pada Senin (7/9/2026). Kegiatan yang berlangsung pukul 09.00–12.00 WIB tersebut bertempat di Auditorium B Lantai 4 FPBS UPI dan diikuti oleh mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Arab semester 5 dan 7.
Kegiatan diawali dengan pembukaan dan pembacaan doa, kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari Ketua Program Studi Pendidikan Bahasa Arab, Dr. Asep Sopian, M.Ag. Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa memperoleh kesempatan untuk memperluas wawasan keilmuan melalui paparan dua pemateri, yakni Dr. Doni Wahidul Akbar, Lc., S.S., M.Hum. dan Dr. Ari Khairurrijal Fahmi, M.Pd.
Dr. Ari Khairurrijal Fahmi, M.Pd. menyampaikan materi “Pembelajaran Terjemah di Era Teknologi AI.” Materi mencakup teori dasar penerjemahan, metode penerjemahan Peter Newmark, pembelajaran terjemah di perguruan tinggi, kondisi pembelajaran pada era kecerdasan artifisial (AI), strategi pembelajaran terjemah, serta contoh hasil penelitian mengenai penerjemahan di perguruan tinggi.
Dalam paparannya, Dr. Ari menekankan bahwa penerjemahan tidak sekadar memindahkan kata dari bahasa sumber ke bahasa sasaran. Materi tersebut menyebutkan secara eksplisit, “Inti penerjemahan: menyampaikan pesan yang setara, bukan sekadar mengganti kata per kata.” Di tengah perkembangan teknologi AI, mahasiswa juga diperkenalkan pada strategi pedagogis baru seperti post-editing, prompt engineering, penguatan berpikir kritis dan etika, serta literasi digital.
Sementara itu, Dr. Doni Wahidul Akbar menyampaikan materi bertajuk “Filologi dan Linguistik dalam Naskah Bahasa Arab: Kajian Kritis Manuskrip, Struktur Bahasa, dan Pembentukan Makna Klasik.” Materi tersebut membahas sejumlah pilar kajian naskah, antara lain filologi, kodikologi, tekstologi, semantik, semiotik, dan fonologi. Pada materi yang disampaikan, filologi diarahkan untuk memahami warisan budaya dan pemikiran yang tersimpan dalam manuskrip, sementara kajian tekstologi menyoroti sejarah teks, proses transmisi, variasi bacaan, serta kritik dan penafsiran teks.
Relevansi kajian tersebut ditegaskan melalui pernyataan dalam materi bahwa, “Filologi mengungkapkan hasil budaya dan pemikiran manusia masa lalu yang tersimpan dalam teks tertulis (manuskrip Arab klasik).” Paparan ini memberikan perspektif kepada mahasiswa mengenai pentingnya membaca naskah Arab klasik secara kritis, tidak hanya dari aspek kebahasaan, tetapi juga dari konteks sejarah dan kebudayaan yang melingkupinya.
Kegiatan Visiting Lecturer ini menjadi ruang akademik bagi mahasiswa semester 5 dan 7 untuk menghubungkan kajian kebahasaan, naskah Arab klasik, penerjemahan, serta perkembangan teknologi AI dengan kebutuhan keilmuan dan profesional di bidang Pendidikan Bahasa Arab. Kehadiran dua perspektif tersebut juga memperkaya pengalaman belajar mahasiswa dengan mempertemukan kajian bahasa dan teks klasik dengan tantangan pembelajaran bahasa di era transformasi digital.
Melalui kegiatan ini, Prodi Pendidikan Bahasa Arab FPBS UPI juga memperkuat budaya akademik dan jejaring kolaborasi antarlembaga perguruan tinggi. Secara lebih luas, kegiatan tersebut sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 tentang Pendidikan Berkualitas (Quality Education) melalui penguatan pembelajaran dan wawasan akademik mahasiswa, serta SDG 17 tentang Kemitraan untuk Mencapai Tujuan (Partnerships for the Goals) melalui pengembangan kerja sama dan pertukaran keilmuan antara perguruan tinggi.