Bandung, 10 September 2025 – Program Studi Pendidikan Bahasa Arab (PBA) Fakultas Pendidikan Bahasa dan Sastra (FPBS) Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) menggelar kuliah umum dengan tema “Pengembangan Materi Berbasis Leksikal dan Digital Mushaf”.
Kegiatan ini menghadirkan narasumber utama Prof. Dr. Nurul Murtadho, M.Pd. dari Universitas Negeri Malang.
Acara yang berlangsung di Auditorium FPBS Gedung B lantai 4 ini diikuti secara wajib oleh mahasiswa PBA jenjang S1 (semester 3 dan 5) serta S2 (semester 1 dan 2).
Kuliah umum dibuka dengan sambutan Ketua Program Studi Pendidikan Bahasa Arab FPBS UPI, Dr. Asep Sopian, M.Ag. yang menyampaikan apresiasi kepada narasumber dan seluruh peserta. Beliau menekankan bahwa kegiatan akademik semacam ini menjadi momentum penting bagi mahasiswa untuk memperluas wawasan, khususnya dalam menghadapi tantangan era digital dalam pembelajaran bahasa Arab.
Setelah itu, acara secara resmi dibuka oleh Wakil Dekan Bidang Keuangan, Sumber Daya, dan Umum FPBS UPI, Prof. Dr. Zaka Al Farisi, M.Hum. Dalam sambutannya, beliau menegaskan bahwa kuliah umum ini sejalan dengan visi fakultas untuk mengembangkan sumber daya mahasiswa yang unggul dan adaptif terhadap perkembangan teknologi, termasuk dalam konteks digitalisasi mushaf.
Dalam pemaparannya, Prof. Dr. Nurul Murtadho menjelaskan bahwa pengembangan materi berbasis leksikal memiliki peran fundamental dalam memperkuat pengajaran bahasa Arab. Ia juga menyoroti pentingnya mushaf digital sebagai media yang tidak hanya berfungsi sebagai sarana ibadah, tetapi juga sebagai inovasi pendidikan yang dapat meningkatkan literasi keislaman.
Kuliah umum ini dipandu oleh Dr. Rinaldi Supriadi, M.Pd. selaku moderator. Jalannya diskusi berlangsung interaktif dengan antusiasme tinggi dari para mahasiswa yang mengajukan beragam pertanyaan terkait materi.
Kegiatan ini diakhiri dengan penekanan bahwa penguasaan aspek leksikal dan pemanfaatan teknologi digital dapat menjadi fondasi penting bagi pengembangan pembelajaran bahasa Arab sekaligus kontribusi nyata terhadap literasi Al-Qur’an di era digital.