Jakarta, 21 Juni 2026 – Mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Korea FPBS UPI kembali menunjukkan semangat kolaborasi dan diplomasi budaya melalui partisipasi aktif dalam Peringatan ke-76 Perang Korea (6.25 Korean War Commemoration) yang diselenggarakan oleh Korea Freedom Federation (KFF) Indonesia di Jakarta Korean International School (JIKS). Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Perang Korea yang dipadukan dengan pemberian penghargaan Lomba Menulis Cinta Tanah Air (나라사랑 글짓기) serta pertunjukan budaya dari berbagai institusi pendidikan.
Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa Pendidikan Bahasa Korea FPBS UPI dipercaya untuk mengisi sesi pertunjukan budaya yang menjadi salah satu agenda utama acara. Suasana diawali dengan penampilan Bersinar Girls (브르시나르 걸) yang membawakan lagu BABYMONSTER – We Go Up dan Monster. Tim ini diperkuat oleh Anindita Nabiilah, Andaira Regita Lovy Mylea, Diah Wulan S., Keiyya Malaika, Tisya Aprilia, dan Khayyira Eka Putri.
Selanjutnya, Bersinar Boys (브르시나르 보이즈) tampil membawakan lagu LNGSHOT – Moonwalking yang dibawakan oleh Abdul Aziz, Aditya Al Farizy, Afriza Aulianto, dan Fajar Pratama. Penampilan energik dari kedua grup tersebut berhasil memeriahkan suasana dan mendapat sambutan antusias dari para tamu undangan.
Sebagai penutup rangkaian pertunjukan, Tim Gitbalchum membawakan tarian bendera Korea yang sarat makna sebagai simbol penghormatan terhadap sejarah, persatuan, dan semangat perdamaian. Tim ini terdiri atas Keyne Azizah Efinda, Siti Nurliah Tasybita, Zaskia Marwah Aulia, Syady Syifa Farah Afanin, Azzahra Nadine, Azlia Nazneen Dzahabiyyah, dan Cita Cendekia Ramadhani. Penampilan penutup tersebut memberikan kesan yang khidmat sekaligus memperlihatkan kekayaan budaya Korea kepada seluruh peserta yang hadir.
Keberhasilan penampilan tersebut tidak lepas dari dukungan mahasiswa yang bertugas di balik layar. Nabil Azqi Athallah berperan sebagai Koordinator Hari Pelaksanaan yang mengoordinasikan seluruh rangkaian kegiatan mahasiswa. Dokumentasi dan publikasi kegiatan ditangani oleh Puteri Zahra Adira Salsabila Hidayat, Salwa Nadyah Rachmansyah, dan Nareswari Zakaria, sementara dukungan teknis diberikan oleh Zahra Haliza dan Fahira Hilmiya sebagai operator.
Selain itu, tim crew yang terdiri atas Nandi Dwi Sapta, Rena Rahmawati, Keyzia Kenaya Aria Rokhim, Aulia Nur Febriana, Ratih Ramaniya Aristawati, Rahfa Azzahra Putri Ramadhanti, dan Marcha Maulidya turut berperan dalam memastikan seluruh penampilan dan jalannya acara berlangsung dengan lancar.
Tidak hanya para penampil dan panitia, mahasiswa Pendidikan Bahasa Korea FPBS UPI lainnya juga hadir untuk memberikan dukungan dan berpartisipasi dalam kegiatan, yaitu Khalifa Nur Aisyah, Alma Malika Azizah, Pelita Cahaya Putri, Zakia Nurul Izzati, Eva Cielsa Adriana, Astie Bherliana Putri, Syaida Hana Siti Latipah, Naila Aulia Pratiwi, Maulidina Astuty, Najwa Putri Haerudin, Kayazka Deannova, Leni Muth Mainah, Resvi Alifia, Syakirah Syahla Hidayati, Meila Rizke Putri, Divana Amalia Fitriyana, Kaylin Ruth Loisa, Ayaszhaura Cintana Salsabila, Agnes Cindi Herdianti, Mulia Sinar Buana, dan Jessica Claudia. Kehadiran mereka menunjukkan antusiasme serta kekompakan mahasiswa dalam mendukung kegiatan yang menjadi bagian dari hubungan persahabatan Indonesia dan Korea Selatan.
Dalam kesempatan tersebut, Ketua Program Studi Pendidikan Bahasa Korea FPBS UPI, Ibu Risa Triarisanti, S.Pd., M.Pd., menyampaikan bahwa keterlibatan mahasiswa dalam peringatan Perang Korea merupakan bagian dari proses pembelajaran yang telah berlangsung secara konsisten selama lebih dari satu dekade melalui kerja sama dengan Korea Freedom Federation. Menurutnya, kegiatan ini memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk belajar secara langsung mengenai sejarah, budaya, serta nilai-nilai perdamaian dan kerja sama internasional.
Melalui partisipasi dalam kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya menampilkan kreativitas dan kemampuan seni di hadapan masyarakat internasional, tetapi juga memperoleh pengalaman berharga dalam bekerja sebagai sebuah tim, mengelola pertunjukan, serta menjadi duta budaya yang memperkenalkan kualitas mahasiswa Pendidikan Bahasa Korea FPBS UPI. Kegiatan ini sekaligus menjadi bukti bahwa pembelajaran di Program Studi Pendidikan Bahasa Korea tidak hanya berlangsung di ruang kelas, tetapi juga melalui pengalaman nyata yang memperkuat kompetensi akademik, organisasi, dan diplomasi budaya mahasiswa.