Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FPBS UPI, Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) bertajuk “Penguatan Kompetensi Profesional Guru Bahasa Indonesia SMP Berbasis Metakognitif melalui Integrasi Kecerdasan Buatan secara Pedagogis dan Etis” pada 18-21 Juli 2026. Kegiatan yang mengusung tema “Berpikir Reflektif, Berinovasi dengan AI, Mengajar Bermakna” ini diikuti oleh 60 guru Bahasa Indonesia SMP anggota MGMP Bahasa Indonesia se-Kabupaten Cianjur.
Kegiatan dilaksanakan secara hibrida, dengan hari pertama berlangsung secara luring di Aula SMP Negeri 2 Cianjur dan tiga hari berikutnya secara daring melalui Zoom Meeting. Selama empat hari dengan beban 32 jam pelajaran (JP). Peserta tidak hanya memperoleh materi, tetapi juga mengikuti praktik terbimbing untuk mengembangkan kemampuan metakognitif dan keterampilan mengintegrasikan kecerdasan buatan dalam pembelajaran Bahasa Indonesia.
Program ini dilatarbelakangi oleh semakin luasnya penggunaan kecerdasan buatan generatif dalam pendidikan. Pemanfaatan AI membuka peluang inovasi pembelajaran, tetapi sekaligus menghadirkan tantangan pedagogis dan etis. Karena itu, kegiatan menempatkan regulasi metakognitif, perencanaan, pemantauan dan evaluasi proses berpikir sebagai fondasi sebelum AI digunakan sebagai alat bantu pembelajaran.
Materi yang diberikan mencakup regulasi metakognitif, pedagogi dan etika integrasi AI/ChatGPT, jurnal metakognitif, literasi prompt, verifikasi informasi, mitigasi risiko penggunaan AI, penyusunan perangkat pembelajaran serta perancangan implementasi kelas dan rencana tindak lanjut.

Kegiatan juga didukung aplikasi META-AI Guru sebagai instrumen kerja peserta. Melalui aplikasi tersebut, peserta mengisi analisis kebutuhan, menyusun jurnal metakognitif, melakukan praktik ChatGPT, mengembangkan perangkat pembelajaran, hingga menyusun rencana tindak lanjut. Hasil kerja peserta terdokumentasi sebagai portofolio digital yang dapat ditinjau kembali oleh fasilitator setelah pelatihan.
Tim PkM melibatkan sejumlah dosen dan tenaga pendukung Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra FPBS UPI, di antaranya Prof. Dr. Andoyo Sastromiharjo, M.Pd., Prof. Dr. Dadang Anshori, M.Si., Dr. Ahmad Fuadin, M.Pd., Velayeti Nurfitriana Ansas, M.Pd., Dr. Tofan Stofiana, M.Pd., dan Eka Rahmat Fauzy, S.S., M.Pd. dengan kepakaran yang meliputi regulasi metakognitif, pedagogi dan etika AI, jurnal metakognitif, literasi prompt, perangkat pembelajaran, serta dukungan teknis aplikasi.
Kegiatan ini berupaya memperkuat kapasitas profesional guru agar mampu memanfaatkan AI secara reflektif, bertanggung jawab, dan berorientasi pada kebutuhan pembelajaran. Program tersebut juga diarahkan pada keberlanjutan melalui penyusunan rencana implementasi kelas dan pendampingan pascapelatihan bersama MGMP Bahasa Indonesia SMP Kabupaten Cianjur.

Pelaksanaan PkM ini berkontribusi terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), terutama SDG 4: Pendidikan Berkualitas, melalui pengembangan kompetensi profesional guru dan inovasi pembelajaran berbasis teknologi. Kegiatan ini juga mendukung SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui penguatan kolaborasi antara Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FPBS UPI dan MGMP Bahasa Indonesia SMP Kabupaten Cianjur dalam pengembangan profesional guru secara berkelanjutan.
Program ini menegaskan komitmennya untuk tidak hanya mendorong pemanfaatan teknologi dalam pendidikan, tetapi juga memastikan bahwa transformasi digital tetap berlandaskan refleksi, tanggung jawab pedagogis dan etika sehingga teknologi dapat digunakan untuk menghadirkan pembelajaran Bahasa Indonesia yang lebih bermakna.
