BANDUNG, 17 Juli 2026 - Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris, Fakultas Pendidikan Bahasa dan Sastra (FPBS), Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) sukses menyelenggarakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) bertajuk “Pelatihan Pedagogy of Empathy bagi Guru Bahasa Inggris untuk Mengatasi Permasalahan Siswa Gen Z dengan Gangguan Psikologis”. Kegiatan ini berlangsung secara luring pada Kamis, 16 Juli 2026, bertempat di Ruang Rapat Gedung C FPBS UPI dengan dihadiri oleh para guru Bahasa Inggris tingkat SMP, SMA, dan SMK.
Acara dibuka secara resmi oleh Ketua Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris, Prof. Emi Emilia, M.Ed., Ph.D. Sebagai pembicara utama, pelatihan ini menghadirkan Charyna Ayu Rizkyanti, Ph.D. (Associate Professor of Psychology dari UIII) yang memberikan workshop mendalam mengenai bagaimana empati dapat membantu guru mendengarkan tanpa menghakimi, menghargai berbagai perspektif, serta membangun hubungan yang bermakna agar setiap siswa merasa diakui, didengar, dan dihargai di dalam kelas.
Program PkM ini diorganisasi oleh Dr. Lulu Laela Amalia, S.S., M.Pd., Prof. Gin Gin Gustine, M.Pd., Ph.D., Nida Mujahidah Fathimah, M.Pd., serta didukung penuh oleh tim mahasiswa pascasarjana Pendidikan Bahasa Inggris S2 dan S3 (Nicke Yunita Moecharam, S.Pd., M.A., Anesti Budi Ermerawati, S.Pd, M.Hum dan Muh. Hamka D, S.S).
Kegiatan ini merupakan wujud nyata implementasi visi dan misi UPI untuk menjadi pelopor dan unggul dalam bidang kependidikan yang memberikan kontribusi solutif bagi tantangan kemasyarakatan. Lewat penekanan bahwa empati adalah jembatan untuk terhubung secara humanis, program ini berkontribusi langsung pada pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs). Terutama pada SDGs Poin 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui penciptaan lingkungan belajar inklusif, SDGs Poin 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera) yang memprioritaskan kesehatan emosional generasi muda, serta SDGs Poin 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) melalui kolaborasi strategis lintas institusi pendidikan tinggi antara UPI dan UIII demi kemajuan mutu pendidikan nasional.