Asesmen Lapangan LAMDIK di Prodi Pendidikan Bahasa Jerman FPBS UPI: Perkuat Mutu dan Komitmen terhadap SDGs

11 Juli 2025

Kunjungan Asesor LAMDIK ke Prodi Pendidikan Bahasa Jerman FPBS UPI
Kunjungan Asesor LAMDIK ke Prodi Pendidikan Bahasa Jerman FPBS UPI

Bandung, 11 Juli 2025 - Program Studi Pendidikan Bahasa Jerman, Fakultas Pendidikan Bahasa dan Sastra (FPBS) Universitas Pendidikan Indonesia menerima kunjungan asesmen lapangan dari Lembaga Akreditasi Mandiri Kependidikan (LAMDIK) pada Kamis–Jumat, 10–11 Juli 2025. Kegiatan ini merupakan bagian dari proses akreditasi untuk menilai mutu penyelenggaraan pendidikan tinggi sekaligus bentuk komitmen UPI dalam mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya di bidang pendidikan berkualitas (SDG 4).

Tim asesor yang hadir terdiri atas:

  • Dr. Dewi Kartika Ardiyani, M.Pd. dari Universitas Negeri Malang
  • Dr. Dwiyanto Djoko Pranowo, M.Pd. dari Universitas Negeri Yogyakarta

Kunjungan dimulai dengan penyambutan resmi di Gedung Partere Isola, dilanjutkan dengan tur keliling kampus menggunakan mobil listrik hasil inovasi mahasiswa Fakultas Pendidikan Teknologi dan Kejuruan (FPTK) UPI - sebuah bentuk nyata dukungan terhadap inovasi ramah lingkungan (SDG 9).

Setibanya di FPBS, tim asesor mengikuti prosesi penandatanganan surat pernyataan asesmen di Auditorium FPBS, disusul dengan sesi coffee break dan presentasi Unit Pengelola Program Studi (UPPS) di Ruang Rapat Lantai 1.

Selama dua hari pelaksanaan asesmen, para asesor melakukan serangkaian sesi dengan berbagai pemangku kepentingan: dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, alumni, hingga pengguna lulusan. Kegiatan ini menjadi ajang refleksi bersama untuk terus meningkatkan mutu pendidikan dan relevansi kurikulum terhadap kebutuhan dunia kerja.

Pada hari kedua, tim asesor melakukan pemeriksaan langsung terhadap fasilitas fakultas, serta mengamati proses microteaching oleh dosen Prodi Pendidikan Bahasa Jerman sebagai bagian dari penilaian terhadap proses pembelajaran.

Kegiatan ini tidak hanya bertujuan untuk memenuhi standar akreditasi nasional, tetapi juga memperkuat kemitraan lintas institusi (SDG 17) dan mendorong pengembangan berkelanjutan di lingkungan pendidikan tinggi.

Dekan FPBS UPI, Prof. Dr. Tri Indri Hardini, M.Pd., menyampaikan apresiasinya atas kerja sama dan kesiapan seluruh sivitas akademika dalam menyambut proses asesmen. Ia menegaskan bahwa proses ini merupakan momentum penting untuk melakukan evaluasi menyeluruh dan mendorong peningkatan kualitas layanan akademik secara berkelanjutan.

“Kami berharap hasil asesmen ini dapat mencerminkan komitmen FPBS dalam menyelenggarakan pendidikan tinggi yang unggul, inklusif, dan relevan dengan perkembangan global. Ini selaras dengan semangat SDGs, terutama dalam mendukung pendidikan berkualitas dan pembangunan berkelanjutan,” ujar Dr. Yulianeta.

Sementara itu, Ketua Program Studi Pendidikan Bahasa Jerman, Irma Permatawati, M.Pd., berharap proses asesmen ini dapat memperkuat eksistensi dan daya saing prodi di tingkat nasional maupun internasional.

“Kami telah berupaya semaksimal mungkin menyiapkan berbagai dokumen dan fasilitas pendukung sesuai standar LAMDIK. Besar harapan kami, asesmen ini dapat menjadi titik tolak untuk pengembangan prodi ke depan, termasuk memperluas kolaborasi internasional dan memperkaya pengalaman belajar mahasiswa,” ungkapnya.

(Teja Mustika)