FPBS UPI Kembali Lahirkan Doktor Pendidikan Bahasa Inggris yang Siap Berkibar di Timor

9 Januari 2026

Ujian Terbuka Promosi Doktor Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris FPBS UPI
Ujian Terbuka Promosi Doktor Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris FPBS UPI

Bandung, 9 Januari 2026 - Fakultas Pendidikan Bahasa dan Sastra (FPBS) Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) kembali menorehkan capaian akademik melalui penyelenggaraan Ujian Terbuka Promosi Doktor Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris. Kegiatan ini dilaksanakan pada Kamis, 9 Januari 2026, pukul 08.30 WIB, bertempat di Ruang Sidang Gedung FPBS Lantai 4, serta disiarkan secara daring melalui Zoom.

Promovendus dalam ujian terbuka ini adalah Martinus Lafu Salu, yang berhasil mempertahankan disertasi berjudul “An Analysis of Undergraduate EFL Students Research Report: A Case Study in a State University in West Timor.” Disertasi tersebut mengkaji secara mendalam kualitas dan karakteristik laporan penelitian mahasiswa EFL pada perguruan tinggi negeri di wilayah Timor Barat, sekaligus memberikan kontribusi teoretis dan praktis bagi pengembangan pembelajaran akademik bahasa Inggris di kawasan Indonesia Timur.

Ujian terbuka promosi doktor ini dipimpin oleh Prof. Wawan Gunawan, M.Ed., Ph.D. selaku pimpinan sidang. Adapun tim promotor terdiri atas Prof. Emi Emilia, M.Ed., Ph.D. sebagai promotor dan Prof. Gin Gin Gustine, M.Pd., Ph.D. sebagai ko-promotor. Sementara itu, dewan penguji melibatkan para akademisi senior, yaitu Prof. Bachrudin Musthafa, M.A., Ph.D., Dr. Lulu Laela Amalia, S.S., M.Pd. sebagai penguji dalam, serta Prof. Dr. Yazid Basthomi, M.A. sebagai penguji luar.

Keberhasilan Martinus Lafu Salu meraih gelar doktor menegaskan peran strategis Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris FPBS UPI dalam menghasilkan lulusan doktor yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki sensitivitas terhadap konteks lokal dan regional. Penelitian yang berfokus pada wilayah Timor menunjukkan komitmen prodi dalam mendorong kajian-kajian yang relevan dengan kebutuhan pendidikan di daerah perbatasan dan kawasan Indonesia Timur.

Lebih jauh, capaian ini menjadi bukti nyata kontribusi FPBS UPI dalam pengembangan sumber daya manusia unggul di bidang pendidikan bahasa Inggris, khususnya bagi wilayah Timor. Lulusan doktor yang dihasilkan diharapkan dapat menjadi motor penggerak peningkatan kualitas pendidikan tinggi, penguatan literasi akademik, serta pengembangan riset pendidikan bahasa Inggris yang kontekstual dan berkelanjutan di Timor dan sekitarnya.

Secara khusus, hasil penelitian yang diangkat dalam disertasi ini memberikan kontribusi nyata terhadap pembelajaran keterampilan menulis (writing skills). Pertama, temuan penelitian diharapkan mampu memperbaiki kualitas pembelajaran menulis di kelas pada berbagai jenjang pendidikan, baik pendidikan dasar dan menengah maupun pendidikan tinggi, melalui pemahaman yang lebih komprehensif terhadap karakteristik dan kelemahan laporan penelitian mahasiswa EFL. Kedua, penelitian ini berperan dalam mengedukasi guru dan dosen untuk merancang dan menerapkan strategi pembelajaran menulis yang lebih efektif, berbasis kebutuhan akademik dan konteks pembelajar. Ketiga, kajian ini membuka ruang untuk membangun kolaborasi antara berbagai pemangku kepentingan perguruan tinggi, sekolah, pendidik, dan pemerintah daerah dalam upaya bersama meningkatkan kualitas literasi menulis, khususnya di wilayah perbatasan seperti Timor. Setelah pelaksanaan ujian promosi ini, FPBS juga menerima Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kerjasama Dr. Yoseph Nahak Seran, S.Pd., M.Si. dan Sekretaris Rektor Universitas Timor Yosef Haukilo, S.Sos. untuk menyambut dan memberikan selamat kepada Dr. Martinus Lafu Salu.

Melalui kelahiran doktor baru ini, FPBS UPI terus menegaskan perannya sebagai pusat unggulan (center of excellence) dalam pendidikan bahasa dan sastra, sekaligus berkontribusi nyata dalam mendukung pemerataan mutu pendidikan nasional, selaras dengan visi UPI sebagai universitas pelopor dan unggul di bidang pendidikan.

Capaian ini juga sejalan dengan implementasi Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 (Quality Education) yang menekankan pentingnya pendidikan berkualitas dan inklusif bagi semua, serta SDG 10 (Reduced Inequalities) melalui penguatan kapasitas akademik di wilayah Indonesia Timur. Penelitian dan kiprah lulusan doktor FPBS UPI di Timor diharapkan mampu memperkecil kesenjangan mutu pendidikan tinggi, mendorong keadilan akses pengetahuan, dan memperkuat pembangunan sumber daya manusia yang berkelanjutan di kawasan perbatasan dan daerah 3T.