Bandung, 9 Juni 2026 - Program Studi Pendidikan Bahasa Arab (PBA) Fakultas Pendidikan Bahasa dan Sastra (FPBS) Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) melaksanakan Asesmen Lapangan (AL) Akreditasi Lembaga Akreditasi Mandiri Kependidikan (LAMDIK) pada 8-9 Juni 2026. Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam proses penjaminan mutu sekaligus evaluasi terhadap penyelenggaraan tridarma perguruan tinggi di lingkungan Program Studi Pendidikan Bahasa Arab FPBS UPI.
Tim asesor yang bertugas dalam asesmen ini adalah Dr. Ahmad Royani, M.Hum. dari Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta sebagai Asesor 1 dan Dr. Mohammad Ahsanuddin, S.Pd., M.Pd. dari Universitas Negeri Malang sebagai Asesor 2. Kedatangan asesor disambut oleh pimpinan universitas, fakultas, serta sivitas akademika PBA UPI.
Pembukaan asesmen yang berlangsung di Auditorium FPBS UPI diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an dan menyanyikan lagu Indonesia Raya. Selanjutnya, Prof. Wawan Gunawan, M.Ed., Ph.D., selaku Dekan FPBS UPI, menyampaikan sambutan sekaligus memaparkan profil fakultas dan perkembangan Program Studi Pendidikan Bahasa Arab.
Kegiatan juga diisi dengan penayangan video profil fakultas dan program studi yang menampilkan berbagai capaian akademik, kemahasiswaan, serta kontribusi prodi dalam pengembangan pendidikan bahasa Arab di Indonesia, dilanjutkan dengan pemaparan berbagai capaian dan inovasi program studi dalam bidang pembelajaran, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, kemahasiswaan, dan kerja sama oleh Ketua Program Studi Pendidikan Bahasa Arab, Dr. Asep Sopian, M.Ag., didampingi Sekretaris Program Studi, Dr. Rinaldi Supriadi, M.Pd.
Acara pembukaan semakin semarak dengan penampilan Tari Merak yang dibawakan oleh mahasiswa PBA sebagai bentuk apresiasi terhadap budaya lokal sekaligus representasi semangat multikultural yang dikembangkan di lingkungan program studi.
Selama dua hari pelaksanaan asesmen, tim asesor melakukan verifikasi dokumen, wawancara dengan dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, alumni, dan pengguna lulusan, serta observasi pembelajaran dan peninjauan sarana prasarana. Kegiatan ini bertujuan memastikan kesesuaian antara data yang disampaikan dalam dokumen akreditasi dengan kondisi faktual di lapangan.
Pada sesi penutupan, tim asesor memberikan apresiasi terhadap berbagai praktik baik yang telah dikembangkan oleh Program Studi Pendidikan Bahasa Arab FPBS UPI. Dalam penyampaian umpan balik, Dr. Mohammad Ahsanuddin, S.Pd., M.Pd. menegaskan bahwa asesmen lapangan bukanlah proses untuk mencari kesalahan ataupun menghakimi program studi.
“Asesmen Lapangan ini bukan kegiatan untuk mencari kekurangan, kami bukan hakim yang kemudian menghakimi. Tetapi AL ini adalah proses konfirmasi, klarifikasi, dan penguatan budaya mutu. Bisa jadi best practice yang sudah dilakukan di PBA UPI dapat diterapkan di kampus kami, ataupun sebaliknya. Karena tujuan kita sama, yaitu bersama-sama memajukan pendidikan dan pembelajaran bahasa Arab di Indonesia,” ujarnya.
Beliau juga berharap berbagai praktik baik yang telah dijalankan Program Studi PBA UPI dapat terus menjadi budaya mutu yang berkelanjutan dan memberikan dampak nyata bagi sivitas akademika maupun masyarakat. Sejalan dengan semangat pendidikan tinggi yang berdampak, pelaksanaan asesmen ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas pendidikan tinggi yang inklusif dan berkelanjutan sebagaimana tercermin dalam Sustainable Development Goals (SDGs) tujuan ke-4 (Quality Education). Selain itu, kolaborasi antara perguruan tinggi melalui proses akreditasi dan berbagi praktik baik turut mendukung SDG 17 (Partnerships for the Goals) dalam membangun kemitraan strategis untuk kemajuan pendidikan bahasa Arab di Indonesia.