UPI Tingkatkan Kompetensi Guru SMK dalam Penerapan Deep Learning untuk Capai Pembelajaran Berkualitas (SDG 4)

14 Agustus 2025

Pelatihan Deep Learning untuk Guru SMK
Pelatihan Deep Learning untuk Guru SMK

Yogyakarta, 14 Agustus 2025 – Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris FPBS UPI memperkuat komitmennya terhadap pendidikan berkualitas melalui pelatihan guru SMK dengan pendekatan Deep Learning. Kegiatan Pengabdian Masyarakat (PKM) yang digelar di SMKN 5 Yogyakarta ini secara khusus membantu guru memahami kebutuhan belajar siswa melalui prinsip pembelajaran meaningful, joyful, dan mindful – langkah strategis dalam mendukung pencapaian SDG 4 (Pendidikan Berkualitas).

Kepala SMKN 5 Yogyakarta, Sihono, S.Pd., menekankan pentingnya pelatihan ini dalam meningkatkan pemahaman guru terhadap kebutuhan belajar siswa SMK. “Pemahaman guru terhadap kebutuhan belajar siswa khususnya di SMK sangat krusial. Pelatihan ini membantu guru kami merancang pembelajaran yang benar-benar sesuai dengan konteks dan minat siswa,” ujarnya.

Fokus pada Kebutuhan Belajar Siswa SMK

Tim PKM UPI ini diketuai oleh Prof. Gin Gin Gustine, Ph.D., dan beranggotakan: Nicke Yunita Moecharam, M.A., Annisa Rahmadani, M.A., Susan Santika, M.Pd., dan Nida M. Fathimah, M.Pd. Tim merancang pelatihan ini dalam forum daring yang dilaksanakan pada 10 Juli 2025, disusul pertemuan luring di SMKN 5 Yogyakarta, dengan mengemas pelatihan melalui pendekatan partisipatif:

  1. Analisis kebutuhan siswa dengan mengenali karakter siswa pembelajar generasi Z
  2. Desain materi kontekstual yang mengaitkan pembelajaran dengan dunia kerja

“Pendekatan Deep Learning ini membantu guru memahami bahwa pembelajaran efektif harus dimulai dari pemahaman mendalam tentang siapa siswa mereka dan apa yang mereka butuhkan,” jelas Prof. Gustine.

Dukungan Nyata bagi SDG 4

Kegiatan ini secara khusus mendukung target SDG 4, terutama:
4.3 – Pendidikan teknik dan kejuruan yang berkualitas
4.4 – Peningkatan keterampilan untuk pekerjaan yang layak
4.7 – Pendidikan untuk pembangunan berkelanjutan

“Melalui pelatihan ini, kami ingin memastikan bahwa peningkatan kualitas guru akan langsung berdampak pada pengalaman belajar siswa,” tambah Prof. Gustine.

Para peserta mengaku mendapatkan perspektif baru dalam memahami siswa. “Teknik mindful learning yang diajarkan membantu saya lebih peka terhadap kesulitan belajar spesifik yang dihadapi siswa SMK,” tutur salah satu guru peserta.

Kegiatan yang diikuti 5 guru bahasa Inggris dan 7 guru bidang kejuruan ini diharapkan dapat menjadi model untuk replikasi di sekolah-sekolah lain, memperkuat peran UPI dalam mewujudkan pendidikan berkualitas yang inklusif.

Penandatanganan PKS Memperkuat Komitmen Jangka Panjang

Sebagai puncak kegiatan, dilakukan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara SMKN 5 Yogyakarta dan FPBS UPI yang diwakili oleh Kepala Sekolah Sihono, S.Pd. dan Prof. Gin Gin Gustine, Ph.D. Kerja sama ini mencakup:

  1. Program berkelanjutan pelatihan guru dan pendampingan pembelajaran
  2. Pengembangan materi ajar berbasis kebutuhan dunia kerja
  3. Penelitian kolaboratif tentang pembelajaran bahasa Inggris di SMK

Dengan ditandatanganinya PKS ini, kedua institusi berkomitmen untuk secara berkala mengevaluasi dan mengembangkan program yang benar-benar berdampak pada peningkatan kualitas pembelajaran, sekaligus menjadi model kemitraan strategis perguruan tinggi–sekolah vokasi di Indonesia.